x editorial.id skyscraper
x editorial.id skyscraper

Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur Soroti Minimnya Dampak Pertumbuhan Ekonomi Nasional ke Jatim

Avatar Redaksi

Politik

Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Anik Maslachah, menyoroti pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang dinilai belum menunjukkan daya dorong signifikan, meski pemerintah pusat menempatkan banyak program strategis di provinsi ini.

Anik mengatakan, pada kuartal pertama 2025 pertumbuhan ekonomi nasional tercatat 5,11 persen. Sementara pertumbuhan ekonomi Jawa Timur hanya bergerak sangat tipis, dari 5,22 persen menjadi 5,23 persen.

“Artinya kenaikan hanya 0,01 persen. Padahal banyak program pusat sebagian besar itu ada di Jawa Timur. Mulai ketahanan pangan, tebu, sampai ketahanan pangan ikan. Semua Jawa Timur ini nomor satu. Tapi kok nggak berdampak?” ujarnya pada Jumat, 6 Februari 2026.

Ia menilai ada persoalan pada tata kelola sehingga dampak berbagai program tidak terasa kuat di perekonomian rakyat.

Termasuk program MBG, di Jawa Timur sekitar 714 SPPG dan penerima manfaat program tersebut diperkirakan 1,9 orang.

“Kalau hilirisasi program ini berjalan, harusnya dampaknya signifikan, setidaknya mendekati capaian nasional. Tapi ini tidak terjadi,” tegasnya.

Anik menilai sistem perekonomian rakyat belum terkelola dengan baik dan belum terintegrasi dengan kebutuhan program pemerintah. Karena itu, ia menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh.

“Tahap pertama yang harus kita lakukan adalah evaluasi pengawasan. Kita harus memastikan apakah suplai kebutuhan nasional, seperti MBG tadi, benar-benar hilirisasi atau hanya top-down dari pengusaha besar. Padahal ruh MBG itu untuk rakyat,” jelas anggota DPRD Jatim dapil Sidoarjo tersebut.

Ia mendorong pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaksana SPBG duduk bersama memastikan MBG benar-benar membangun ekosistem ekonomi rakyat. Termasuk meningkatkan kesejahteraan dan berdampak pada penurunan kemiskinan.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perekonomian Indonesia tumbuh 5,11 persen sepanjang 2025, lebih tinggi dari 5,03 persen pada 2024. Nilai PDB atas dasar harga berlaku mencapai Rp 23.821,1 triliun, dengan PDB per kapita Rp 83,7 juta atau sekitar 5.083 dolar AS.

Meski nasional masih mencatat tren ekspansi, perlambatan sempat terjadi pada kuartal III yang hanya tumbuh 5,04 persen akibat turunnya konsumsi rumah tangga.

Anik menegaskan, justru karena Jawa Timur menjadi tulang punggung banyak program nasional, maka daerah ini seharusnya menikmati lompatan pertumbuhan lebih tinggi. Bukan stagnan.

“Ini yang harus kita kritisi bersama,” tandasnya.

 

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Sabtu, 31 Jan 2026 07:26 WIB | Politik

Rekrutmen Terbuka PDIP Jatim: Gen Z Diajak Terlibat Menentukan Arah Kebijakan Publik

 PDI Perjuangan Jawa Timur (PDIP Jatim) membuka rekrutmen terbuka bagi seluruh kalangan untuk bergabung dan berkiprah sebagai kader dan pengurus partai, baik ...
Sabtu, 31 Jan 2026 07:22 WIB | Politik

Khofifah dan Menkomdigi Resmikan Program Talenta Digital Jatim Mendunia

 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia Meutya Hafid secara resmi meluncurkan ...
Jumat, 30 Jan 2026 11:21 WIB | Daerah

Tak Tersentuh Pembangunan 40 Tahun, Warga Desa Ombul Galang Dana Perbaikan Jalan

Editorial.ID - Ikatan Mahasiswa Ombul (IMO) bersama masyarakat Desa Ombul, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, mengambil langkah mandiri dengan menggalang ...
Jumat, 30 Jan 2026 05:07 WIB | Politik

Pansus BUMD DPRD Jatim Cari Formula Tepat Tingkatkan Kontribusi PAD

Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jawa Timur yang membahas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terus melakukan pendalaman guna merumuskan rekomendasi terbaik ...
Kamis, 29 Jan 2026 09:57 WIB | Politik

Sambut Kehadiran SBY, Demokrat Jatim Gaspol Konsolidasi Lewat Retreat

DPD Partai Demokrat Jawa Timur akan menggelar kegiatan retreat bersama Fraksi Demokrat DPRD provinsi serta kabupaten/kota se-Jawa Timur di Hotel Shangri-La ...
Rabu, 28 Jan 2026 23:20 WIB | Politik

Trans Jatim Dipastikan Aman, Pemprov Jatim Gelontorkan Rp251 Miliar di 2026

Program transportasi publik Trans Jatim dipastikan tetap berjalan mulus pada 2026.Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan anggaran subsidi sebesar Rp251 ...