x editorial.id skyscraper
x editorial.id skyscraper

Minim Pemahaman, Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Sosialisasi Koperasi Merah Putih Dimaksimalkan

Avatar Budi Prasetyo

Politik

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk mendorong sosialisasi program Koperasi Merah Putih (KMP) secara lebih masif di tingkat desa. Hal ini dilakukan menyusul masih banyaknya persoalan teknis serta minimnya pemahaman di kalangan pelaksana, mulai dari kepala desa, pengurus BUMDes, hingga pengurus koperasi.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Guntur Wahono, menyoroti lemahnya sinergi antar unsur pelaksana di desa yang menyebabkan implementasi program KMP belum berjalan optimal.

“Kami melihat masih ada persoalan terkait KMP ini. Belum ada sinkronisasi dan pemahaman yang sepadan antara kepala desa, direktur BUMDes, dan ketua koperasi. Setelah mendapat legalitas, mereka belum tahu langkah selanjutnya,” kata Guntur, Sabtu (19/7/2025).

Anggota Komisi C DPRD Jatim ini menilai, meski KMP memiliki semangat besar untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan, pelaksanaannya di lapangan masih penuh tantangan. Ia menyebut banyak kepala desa bingung dengan tanggung jawab program ini, terutama karena keterlibatan dana desa sebagai jaminan awal pengembangan koperasi.

“Di sisi lain, pengurus BUMDes merasa tersinggung karena perhatian pemerintah lebih condong ke KMP yang baru lahir. Padahal, BUMDes sudah lama hadir sebagai lembaga ekonomi desa. Ini menimbulkan kecanggungan di lapangan,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan, DPD PDI Perjuangan Jatim telah mengerahkan kader-kader yang sebelumnya mendapat pelatihan dari Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Partai untuk turun langsung mendampingi koperasi di desa.

“Pimpinan partai kami telah memerintahkan agar seluruh kader yang telah dilatih ikut mengawal jalannya program ini. Di setiap koperasi akan ada kader kami yang siap mengambil peran sebagai pendamping dan penggerak informasi. Ini bentuk tanggung jawab ideologis dan struktural partai,” tegas Guntur.

Ia menegaskan pentingnya koperasi sebagai sarana kolektif masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi desa. Karena itu, ia mengingatkan agar program ini tidak dijalankan setengah hati.

“Koperasi adalah organisasi ekonomi rakyat. Jangan sampai tujuan mulia ini gagal hanya karena kurangnya sosialisasi atau bimbingan teknis,” tegasnya.

Guntur juga mendesak pemerintah pusat untuk lebih serius menyiapkan regulasi yang tidak tumpang tindih dan menyediakan peta jalan yang jelas bagi pelaksanaan program koperasi, khususnya di daerah.

Menurutnya, keberhasilan KMP sangat bergantung pada sinergi dan kejelasan peran dari tingkat pusat hingga desa.

“Jangan sampai program ini malah jadi masalah baru bagi desa gara gara sosialisasinya kurang baik,” pungkas politisi Dapil Tulungagung- Blitar ini.

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Jumat, 16 Okt 2026 18:07 WIB | Politik

Sarmuji Puji Petrokimia Gresik: Siap Cetak Sejarah Industri Hijau Lewat Proyek CCU

PT Petrokimia Gresik (Persero) berpotensi besar mencetak sejarah baru sebagai pionir penerapan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU) di ...
Rabu, 14 Okt 2026 07:33 WIB | Politik

Jatim Unggul di Berbagai Sektor, M. Arbayanto: Stabilitas Ekonomi dan Keamanan Patut Diapresiasi

Momentum Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur mendapatkan apresiasi dan catatan strategis dari kalangan legislatif. Anggota Fraksi Partai Demokrat ...
Senin, 12 Okt 2026 08:15 WIB | Politik

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Pengendalian Polusi di Tengah Lonjakan ISPA 36,2 Persen

Lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Jawa Timur sepanjang 2026 menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah. Wakil Ketua DPRD Jatim dari ...
Rabu, 07 Okt 2026 09:50 WIB | Politik

Suli Daim Ingatkan Sekolah Negeri: Fokus Belajar, Jangan Bebani Wali Murid

Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Suli Daim, mengimbau pihak sekolah negeri agar tidak membebani wali murid dengan berbagai ...
Senin, 05 Okt 2026 07:52 WIB | Daerah

Sambut Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Gelar Khataman Al-Qur’an dan Santuni 81 Anak Yatim di Grahadi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar khataman Al-Qur’an, doa bersama, dan santunan kepada 81 anak yatim serta yatim piatu di Gedung Negara G ...
Senin, 28 Sep 2026 22:52 WIB | Daerah

Soal Ekplorasi Sumur Minyak Bangkalan, Fraksi NasDem Jatim: Jangan Sampai Merusak Lingkungan!

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Jawa Timur, KH Nasih Aschol, memberikan pandangan strategis terkait rencana pengelolaan puluhan sumur minyak rakyat yang ...