Thomas Tuchel Minta Skuad Inggris Tetap Tampil Lepas Demi Segel Tiket Gugur
Editorial.ID - Pelatih Tim Nasional Inggris, Thomas Tuchel, mendorong anak asuhnya untuk mempertahankan gaya permainan yang bebas dan lepas. Instruksi ini diberikan menjelang laga krusial melawan Ghana di Boston Stadium, di mana Tiga Singa berambisi memastikan tempat di babak gugur Piala Dunia 2026.
Inggris hanya membutuhkan kemenangan atas Ghana untuk mengunci tiket ke fase sistem gugur. Posisi mereka sebagai juara Grup L bahkan bisa langsung dipastikan jika dalam laga lain Kroasia berhasil menghindari kekalahan saat bersua Panama.
"Saya adalah pelatih yang sangat bahagia dan beruntung karena mereka (para pemain) datang dengan pola pikir ini. Tugas kami di tim kepelatihan hanyalah menjaga agar mentalitas tersebut tidak terganggu," ujar Thomas Tuchel seperti dikutip dari laporan FotMob.
Tuchel bahkan mengibaratkan perannya seperti seorang dirigen musik yang bijak. "Ada kutipan terkenal dari seorang dirigen, 'Dia tidak ingin mengganggu musiknya dan dia tidak ingin mengganggu para musisinya.' Kami hanya mendorong mereka untuk bermain dengan kebebasan, terutama di lini serang," imbuhnya.
Sektor penyerangan Inggris memang sedang impresif setelah sukses menumbangkan Kroasia 4-2 pada laga perdana lewat dua gol Harry Kane serta sumbangan gol dari Jude Bellingham dan Marcus Rashford.
Meski sempat ada catatan di lini pertahanan, Tuchel enggan merombak total pendekatan bermain timnya. Ia justru memuji komitmen kolektif anak asuhnya saat menerapkan strategi tekanan tinggi (high press).
Menghadapi Ghana, mantan pelatih Bayern Munchen tersebut memprediksi jalannya pertandingan akan sedikit berbeda. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa skuad Inggris telah siap menemukan jawaban atas segala tantangan di lapangan demi menyapu bersih dua laga awal Piala Dunia catatan yang sebelumnya pernah ditorehkan Inggris pada edisi 1982, 2006, dan 2018.
Editor : Mohamed Kosim