Sehat dan Cuan, Dokter Agung Fokus Perkuat Kesehatan, Infrastruktur serta UMKM di Jawa Timur

Reporter : Redaksi
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim dr Agung Mulyono saat menyapa masyarakat dan pelaku UMKM/ist

Pesan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar kader hadir dan dekat dengan rakyat mulai diterjemahkan ke dalam kerja-kerja konkret di tengah masyarakat.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur, dr. Agung Mulyono, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penyelesaian berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Kejar Hak PI Migas, Harisandi Sebut Madura Berpeluang Nikmati Manfaat Lebih Besar

Mulai dari sektor kesehatan, infrastruktur, hingga penguatan ekonomi rakyat melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Pesan tersebut disampaikan menyusul pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD Partai Demokrat Jawa Timur oleh AHY melalui teleconference, Sabtu (29/8/2026).

Pembukaan Musda yang berlangsung di Hotel Novotel Samator Surabaya itu menjadi momentum bagi AHY menyampaikan pesan konsolidasi sekaligus penegasan arah perjuangan Demokrat di Jawa Timur.

AHY menegaskan, Demokrat harus terus berbenah dan memperkuat peran di tengah masyarakat. Seluruh kader diminta menjadikan tema Musda VII, “Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, dan Rebut Kemenangan”, sebagai pedoman dalam memperkuat organisasi.

“Demokrat harus terus berbenah. Demokrat harus terus memiliki peran yang lebih baik di tengah-tengah masyarakat kita,” kata AHY.

Menurut AHY, merapatkan barisan merupakan fondasi utama organisasi. Demokrat harus menjadi rumah besar yang mampu menjaga kekompakan sekaligus merangkul seluruh kader.

“Kita harus kompak, solid, dan memastikan agar Demokrat benar-benar bisa menjadi rumah besar untuk semua, yang merangkul semua,” ujarnya.

AHY juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kapasitas kader melalui pendidikan politik, pelatihan maupun berbagai penugasan. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi aset penting partai di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif.

AHY mengingatkan kader agar tidak menjadikan pemilu sebagai satu-satunya momentum untuk bertemu dan bekerja bersama rakyat.

“Jangan datang hanya pada saat pemilu. Datanglah, hadirlah di tengah-tengah masyarakat setiap saat,” kata AHY.

Dokter Agung menilai pesan tersebut harus diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.

Menurut dia, fokus bekerja untuk rakyat  itu diantaranya adalah dengan mengawal peningkatan sektor kesehatan, infrastruktur, hingga penguatan ekonomi rakyat melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Tiga sektor tersebut dirangkum Agung dalam semangat IKE, yakni Infrastruktur, Kesehatan dan Ekonomi, yang menurutnya harus menjadi fokus kerja nyata kader Demokrat di Jawa Timur.

Menurut dokter Agung, IKE harus terus digaungkan sebagai bentuk kehadiran Demokrat di tengah masyarakat, dengan memastikan persoalan infrastruktur cepat ditangani, akses layanan kesehatan semakin mudah, serta ekonomi masyarakat dan UMKM terus diperkuat.

“Walaupun Pemilu masih jauh, kita harus tetap dekat dengan rakyat,” katanya ketika dikonfirmasi.

Baca juga: Dokter Agung Gaspol Kampanyekan Hidup Sehat lewat Banyuwangi Criterium League 2026

Anggota DPRD Jatim tiga periode itu mengatakan, kedekatan dengan masyarakat tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Kader harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi ketika masyarakat menghadapi persoalan.

Sektor kesehatan menjadi salah satu perhatian Agung. Menurutnya, kader Demokrat di tingkat bawah dapat mengambil peran sebagai penghubung masyarakat dengan layanan kesehatan maupun pemerintah.

Ia mendorong struktur partai untuk aktif menyapa warga, termasuk mereka yang sedang menghadapi persoalan kesehatan.

“Sehat itu perlu. Kita perlu menyapa warga, termasuk warga yang sakit. Bagaimana mewujudkan rumah sakit provinsi yang bisa membantu masyarakat,” ujar pria kelahiran Banyuwangi itu.

Dokter Agung juga menyoroti pentingnya sistem rujukan kesehatan. Menurutnya, struktur Demokrat, khususnya DPC, dapat memiliki saluran komunikasi yang membantu warga memperoleh informasi sekaligus akses rujukan ketika membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

“Kalau ada yang sakit berat, rujukan itu sangat penting, jika tidak tepat dan cepat bisa fatal. Tetapi jika rujukan tepat dan cepat maka maka akan selamat, dan akan sangat bermanfaat bagi pasien dan keluarganya,” tegasnya.

Politisi yang hobi gowes itu menambahkan, perhatian terhadap kesehatan harus berjalan beriringan dengan upaya memperkuat kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia juga mendorong Demokrat memberi perhatian lebih terhadap persoalan akses permodalan dengan bunga lunak, bagi pelaku UMKM.

Baca juga: Komisi E DPRD Jatim Soroti SPMB 2026/2027, Minta Sosialisasi Masif dan Beasiswa Sekolah Swasta

Menurut dia, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah membutuhkan dukungan agar mampu mempertahankan sekaligus mengembangkan usahanya.

“Cuan itu juga penting. Kita mendorong agar pinjaman dengan bunga lunak untuk UMKM harus dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, akses pembiayaan dengan bunga lebih ringan dapat membantu pelaku UMKM memperoleh tambahan modal tanpa semakin terbebani biaya pinjaman.

Infrastruktur yang memadai, kata Agung, berkaitan langsung dengan mobilitas warga, akses terhadap pelayanan publik, sekaligus kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, kader Demokrat di seluruh tingkatan tidak cukup hanya menyerap aspirasi. Persoalan yang ditemukan di lapangan harus dikawal agar memiliki tindak lanjut dan penyelesaian.

“Senin, keluhan disampaikan, Rabu sudah beres. Rabu ada complain, jumat beres. Ini yang harus kita dorong, bagaimana persoalan rakyat bisa cepat ditangani. Bahkan kemantapan jalan saat ini sudah 88 persen,” pungkasnya.

Dengan pola kerja tersebut, dokter Agung berharap kiprah Demokrat di Jawa Timur tidak berhenti pada agenda politik menjelang pemilu.

Sebaliknya, partai harus membangun hubungan yang lebih permanen dengan masyarakat melalui kerja nyata yang menyentuh kebutuhan sehari-hari, terutama di bidang kesehatan, infrastruktur dan penguatan ekonomi rakyat.

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru