x editorial.id skyscraper
x editorial.id skyscraper

Komisi E DPRD Jatim Soroti SPMB 2026/2027, Minta Sosialisasi Masif dan Beasiswa Sekolah Swasta

Avatar Redaksi

Politik

Komisi E DPRD Jawa Timur memberi perhatian serius terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur, Jumat (22/5/2026), dewan meminta proses sosialisasi dilakukan secara masif, transparan, dan akuntabel agar seluruh masyarakat memahami mekanisme penerimaan siswa baru.

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengatakan keterbukaan informasi menjadi hal penting agar pelaksanaan SPMB berjalan lancar dan tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.

“Yang jelas kita minta sosialisasi itu dilakukan secara masif, transparan, dan akuntabel supaya bisa diakses seluruh masyarakat,” ujar Sri Untari usai RDP di Gedung DPRD Jatim.

Dalam rapat tersebut, Komisi E juga menyoroti pentingnya peran sekolah swasta dalam mendukung akses pendidikan bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Menurut Sri Untari, pemerintah perlu memastikan tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena keterbatasan kuota di SMA maupun SMK negeri.

“Nah, jika kuota negeri tidak terpenuhi untuk semua siswa, maka kita mendorong sekolah-sekolah swasta menyiapkan beasiswa bagi anak-anak yang tidak bisa masuk sekolah negeri,” katanya.

Ia menjelaskan, skema bantuan pendidikan di sekolah swasta nantinya akan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing lembaga pendidikan.

“Beasiswanya bisa berbeda-beda. Ada yang full beasiswa, ada juga yang sebagian,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memastikan pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 sudah memasuki tahap akhir persiapan.

Menurut Aries, seluruh sistem dan sektor pendukung telah disiapkan, termasuk proses sosialisasi kepada sekolah-sekolah di Jawa Timur.

“Sudah siap. Semua sektor, semua sistem sudah disiapkan. Sosialisasi juga sudah berjalan sekitar 87 persen kepada seluruh sekolah, tinggal sebagian kecil yang belum,” ujar Aries.

Ia juga memastikan siswa yang tidak diterima di sekolah negeri tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan melalui sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah.

“Tadi sudah kami sampaikan, yang tidak diterima di negeri kami arahkan ke sekolah swasta yang sudah bekerja sama dan menyediakan program beasiswa,” jelasnya.

Aries mengatakan sejumlah sekolah swasta telah membuka kuota bantuan pendidikan, baik dalam bentuk beasiswa penuh maupun subsidi biaya sekolah.

“Jadi mereka bisa masuk ke sekolah swasta yang membuka kuota beasiswa penuh ataupun bantuan biaya pendidikan sebagian,” pungkasnya.

Dengan langkah tersebut, DPRD Jatim dan Dindik berharap seluruh anak di Jawa Timur tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terkendala keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Sabtu, 22 Agu 2026 08:53 WIB | Politik

Dua Nama Masuk Verifikasi DPP, Dokter Agung Gaungkan 3S untuk Musda Demokrat Jatim

Tahapan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur terus berjalan. Setelah masa pendaftaran ditutup, dua nama bakal calon Ketua DPD Demokrat Jatim ...
Jumat, 21 Agu 2026 17:41 WIB | Daerah

Gubernur Khofifah Hadiri Upacara Peringatan Hari Juang Polri 2026 Dipimpin Langsung Kapolri di Monumen Perjuangan Polri

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara ...
Rabu, 19 Agu 2026 22:44 WIB | Daerah

Gubernur Khofifah Kembali Sematkan 467 Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya, Dorong ASN Jatim Kembangkan Inovasi

 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 467 ASN Pemprov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, ...
Rabu, 19 Agu 2026 19:50 WIB | Politik

Fraksi PAN Soroti SiLPA Jatim Rp3,38 Triliun, Minta Evaluasi Perencanaan APBD

Pernyataan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bahwa pengelolaan APBD harus menemukan titik keseimbangan antara efektivitas belanja dan penyediaan ...
Senin, 17 Agu 2026 15:49 WIB | Daerah

Gempa M7,7 Guncang NTT, Gubernur Khofifah Pastikan Jawa Timur Hadir dengan Dukungan Kemanusiaan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), ...
Kamis, 13 Agu 2026 17:49 WIB | Politik

Golkar Jatim Desak Prokesra Kembali Digulirkan pada 2027

Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mengalokasikan anggaran Program Kredit Sejahtera (Prokesra) dalam APBD ...