Semangat olahraga dan geliat sport tourism bakal terasa kuat di Banyuwangi akhir Mei mendatang. Ajang balap sepeda bergengsi bertajuk Banyuwangi Criterium League (BCL) 2026 siap digelar selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Mei 2026, dengan target menyedot sekitar 400 pebalap dari berbagai daerah di Indonesia.
Event ini akan menghadirkan berbagai kategori lomba, mulai atlet muda hingga elite, sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi komunitas sepeda nasional.
Baca juga: Komisi E DPRD Jatim Soroti SPMB 2026/2027, Minta Sosialisasi Masif dan Beasiswa Sekolah Swasta
Penggagas kegiatan, dr. Agung Mulyono, mengatakan BCL 2026 bukan sekadar kompetisi balap sepeda, melainkan bagian dari upaya pembinaan dan regenerasi atlet nasional sekaligus kampanye hidup sehat kepada masyarakat.
Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur tersebut, Banyuwangi memiliki atmosfer olahraga balap sepeda yang sangat kuat dan sudah terbukti sukses menjadi tuan rumah berbagai event berskala nasional maupun internasional.
“Banyuwangi punya antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap olahraga sepeda. Karena itu kami ingin menghadirkan event yang bukan hanya kompetitif, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet muda dan ajakan hidup sehat melalui olahraga,” ujar putra asli Tegaldlimo itu.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat (29/5/2026) dengan city tour yang mengambil start dari depan Roxy Supermarket Banyuwangi menuju Pantai Boom Banyuwangi. Agenda ini sekaligus menjadi sarana promosi destinasi wisata unggulan Banyuwangi kepada para peserta dan komunitas sepeda.
Setelah itu, peserta akan diajak berkeliling pusat kota sejauh kurang lebih 10 kilometer melewati sejumlah titik strategis di Banyuwangi. Suasana gowes santai ini diharapkan semakin memperkuat citra Banyuwangi sebagai salah satu destinasi sport tourism terbaik di Indonesia.
Puncak Banyuwangi Criterium League 2026 digelar pada Sabtu (30/5/2026) mulai pukul 06.00 WIB dengan start dan finish di kawasan Kantor Bupati Banyuwangi. Panitia menyiapkan 11 kategori perlombaan yang terbuka bagi berbagai kelas dan kelompok usia.
Kategori yang dipertandingkan antara lain Road Bike Pra-Youth, Youth, Junior, Women Open, Elite, hingga kelas Fixie Junior, Fixie Open, dan Mini Bike Open.
Sementara itu, pada Minggu (31/5/2026), rangkaian acara ditutup dengan agenda gowes bareng bertajuk Gobar SDA yang mengambil start dan finish di Hotel New Surya, Jajag, dengan rute menuju kawasan Alas Purwo. Kegiatan ini ditargetkan diikuti ratusan komunitas sepeda dari berbagai kota.
Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur itu mengatakan Gobar Sahabat Dokter Agung (SDA) bukan hanya sekadar gowes bersama, tetapi juga menjadi sarana kontrol langsung terhadap kondisi infrastruktur ruas jalan provinsi di Banyuwangi.
Menurutnya, selama perjalanan peserta akan memantau kualitas permukaan jalan, titik-titik jalan yang membutuhkan perbaikan, hingga kondisi penerangan lampu jalan di sejumlah ruas provinsi yang dilalui komunitas pesepeda maupun masyarakat umum.
“Lewat gobar ini kita juga bisa melihat langsung kondisi ruas jalan provinsi di Banyuwangi, mulai kualitas jalannya, titik penerangan lampu jalan, sampai keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan. Jadi selain olahraga dan silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap fasilitas publik,” katanya.
Dokter Agung menambahkan, hasil pemantauan di lapangan nantinya akan menjadi bahan laporan dan masukan kepada Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Ia menilai, kondisi jalan dan penerangan di daerah menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas wilayah, keselamatan pengguna jalan, hingga pengembangan sport tourism di Banyuwangi.
“Nanti hasil pemantauan di lapangan akan kami sampaikan juga sebagai bahan laporan. Ruas jalan provinsi dan penerangan jalan ini penting untuk mendukung keselamatan masyarakat sekaligus menunjang pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, Gobar SDA menjadi momentum mempererat persaudaraan antarkomunitas sepeda sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat.
“Melalui gowes bersama ini kami ingin membangun silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antar komunitas sepeda. Semangatnya kebersamaan dan hidup sehat,” ujarnya.
Dokter Agung juga menegaskan bahwa Sahabat Dokter Agung (SDA) terus bergerak aktif membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat melalui olahraga dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Event ini juga melibatkan Liontin Evangelina Setiawan sebagai ketua penyelenggara. Sosok tersebut dikenal sebagai atlet nasional balap sepeda yang aktif mendukung pembinaan atlet muda.
Tak hanya menjadi penggagas event, dr. Agung juga dikenal aktif gowes bersama komunitas sepeda di Surabaya. Ia bahkan membagikan sejumlah rute favorit yang rutin dilalui bersama rekan-rekannya.
“Kalau di Surabaya saya rutin gowes bersama komunitas. Rute favorit kami Tunjungan Loop setiap Kamis dan Jumat, kemudian Grand Island Loop setiap Selasa. Jadi teman-teman yang ingin gobar bersama saya bisa mengikuti jadwal tersebut,” ujarnya sambil tersenyum.
Pria kelahiran Tegaldlimo itu juga memperkenalkan slogan komunitasnya, yakni “SMS: Siap Menjemput Sehat” sebagai semangat membangun budaya hidup sehat melalui olahraga sepeda.
Tak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, Banyuwangi Criterium League 2026 juga diramaikan booth UMKM, community booth, hingga sponsor booth yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.
“Balap sepeda bukan hanya soal kompetisi. Event seperti ini mampu meningkatkan pariwisata, membuka peluang usaha bagi UMKM, sekaligus mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat,” tegas anggota DPRD Jawa Timur tiga periode tersebut.
BCL 2026 mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemkab Banyuwangi, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Banyuwangi, serta Chainmistry Event Organizer. Event BCL 2026 terselenggara atas kerjasama DPRD dan Dispora Jatim.
Sejumlah tokoh olahraga dan pejabat daerah juga dijadwalkan hadir, di antaranya Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur Dr. M. Hadi Wawan Guntoro, jajaran Bank Jatim yakni Wakil Direktur R. Arief Wicaksono, S.T., M.M, Vice President Corporate Secretary Bank Jatim atas nama Fenty Rischana, hingga Direktur Utama Bank UMKM Jatim, Irwan Eka Wijaya Arsyad, S.T., M.M.
Editor : Redaksi