Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, mengapresiasi program magang untuk 20 ribu fresh graduate yang diluncurkan pemerintah pusat sebagai bagian dari stimulus ekonomi 2025.
Menurut Puguh, langkah ini menjadi solusi konkret atas permasalahan bangsa, terutama sulitnya akses lapangan kerja, maraknya PHK, hingga menurunnya daya beli masyarakat.
Baca juga: Fraksi Demokrat Soroti Bencana Bondowoso–Situbondo: Dokter Agung Minta Penanganan Cepat dan Terukur
“Saya pikir ini bagian dari solusi konkrit permasalahan bangsa. Kita tahu bersama salah satu penyebab semakin memburuknya ekonomi dan sosial adalah sulitnya lapangan pekerjaan. Masyarakat butuh solusi nyata, dan program ini bisa memberi harapan,” ujar Sekretaris Fraksi PKS Jatim itu.
Baca juga: dr. Benjamin Kristianto, Mkes, MARS . Terima Gelar Doktor PhD Berbasis Pengakuan Global
Puguh menambahkan, meskipun kuota hanya 20 ribu peserta dengan masa magang maksimal satu tahun, program ini bisa menjadi stimulus untuk menggairahkan kembali ekonomi dari lapisan bawah.
Ia menegaskan, Jawa Timur sebagai provinsi dengan penduduk terbesar kedua di Indonesia masih menghadapi angka pengangguran yang tinggi, di atas satu juta jiwa. Karena itu, program ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan mendesak akan lapangan kerja, khususnya bagi generasi muda.
Baca juga: Ramadhan 2026, Intip Serangkaian Agenda "7 Kebaikan" di Lingkungan Setwan DPRD Jatim
“Harapannya program ini bisa membantu mengurangi pengangguran di Jatim. Anak-anak muda kita butuh ruang untuk berkembang, bukan hanya menunggu kesempatan yang semakin sempit,” pungkasnya.
Editor : Budi Prasetyo