x editorial.id skyscraper
x editorial.id skyscraper

Komisi B DPRD Jatim Fokus Susun Raperda Perlindungan Nelayan

Avatar Redaksi

Politik

Anggota Fraksi NasDem DPRD Jawa Timur, Deni Prasetya, menegaskan bahwa Komisi B DPRD Jatim tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petani Garam. Raperda ini ditargetkan bisa disahkan pada akhir tahun 2025.

Menurut Deni, langkah tersebut selaras dengan arahan pemerintah pusat yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional.

“Ada dasar dari pemerintah pusat, presiden dan wakil presiden. Arahnya program ketahanan pangan, pendidikan, dan pertanian. Atas dasar itu, anggaran di Jawa Timur 2026 juga tertuju ke sana, karena potensi hari ini besar jika melihat kesiapan anggaran dan SDM, apalagi terkait dengan ketahanan pangan,” ujarnya.

Anggota DPRD Jatim Dapil Jember-Lumajang itu menambahkan, Pemprov Jatim telah mengarahkan berbagai program untuk memperkuat ekonomi masyarakat bawah, salah satunya melalui koperasi.

“Paling tidak seperti koperasi merah putih yang mengarah pada peningkatan ekonomi di bawah. Satu koperasi satu desa tujuannya tidak lain untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Dari pertanian, peternakan, hingga perikanan, koperasi bisa menumbuhkan nilai ekonomi di daerah tersebut,” jelasnya.

Deni menegaskan bahwa sektor kelautan juga menyimpan potensi besar bagi Jawa Timur. Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang serius dan berpihak pada nelayan.

“Potensi laut kita sangat besar, perlu pemikiran khusus dan serius terkait dengan nelayan. Dengan adanya Raperda ini, perlindungan nelayan, pembudidaya ikan, dan petani garam bisa lebih terjamin,” katanya.

Raperda tersebut juga akan mengatur soal asuransi bagi nelayan, petani, dan pembudidaya ikan.

“Syukur-syukur kalau ada regulasi pemerintah pusat terkait revitalisasi tambak. Harapannya, peningkatan ekonomi masyarakat bisa terwujud,” tutur Deni.

Ia berharap regulasi yang sedang disusun Komisi B DPRD Jatim benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur.

“Kita buat regulasinya agar bisa menjawab kebutuhan dan memberi perlindungan, sehingga masyarakat, khususnya nelayan, petani, dan pembudidaya ikan, bisa merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

 

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Selasa, 01 Sep 2026 17:30 WIB | Daerah

Hari Polwan, Khofifah Apresiasi Dedikasi dan Peran Strategis Polwan

 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi dedikasi dan pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta ...
Senin, 31 Agu 2026 17:36 WIB | Politik

Sumbang 66,9 Persen PDRB, Anggaran Ekonomi Jatim di P-APBD 2026 Dinilai Terlalu Kecil

Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur menilai alokasi anggaran untuk sektor perekonomian dalam Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 belum ...
Minggu, 30 Agu 2026 00:57 WIB | Daerah

Posko Golkar Jatim Sediakan Makan hingga Cek Kesehatan Gratis

Ratusan muktamirin memanfaatkan layanan Posko Partai Golkar Jawa Timur yang didirikan di area menuju lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di kawasan ...
Jumat, 28 Agu 2026 19:50 WIB | Pendidikan

Gubernur Khofifah Salurkan Biaya Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan biaya pendidikan afirmasi senilai Rp112 juta kepada murid jenjang SMA, SMK, dan SLB di ...
Selasa, 25 Agu 2026 23:21 WIB | Politik

Puguh DPRD Jatim Dorong AI Dimanfaatkan untuk Kenalkan Sejarah Majapahit ke Dunia

Judul : Puguh DPRD Jatim Dorong AI Dimanfaatkan untuk Kenalkan Sejarah Majapahit ke Dunia Judul : Puguh DPRD Jatim Dorong AI Dimanfaatkan untuk Kenalkan ...
Senin, 24 Agu 2026 22:27 WIB | Pariwisata

Turnamen Domino Jurnalis di Surabaya Jadi Momentum Promosi Olahraga

Sebanyak 64 jurnalis bertanding dalam turnamen domino di Surabaya sekaligus mendorong domino dikenal sebagai olahraga yang berorientasi prestasi. ...