x editorial.id skyscraper
x editorial.id skyscraper

Komisi D DPRD Jatim Dukung Nelayan Tolak Reklamasi Laut Kenjeran

Avatar Budi Prasetyo

Daerah

Komisi D DPRD Jawa Timur memberikan dukungannya kepada nelayan yang tergabung dalam Forum Masyarakat Maritim Madani, yang menuntut pencabutan proyek Strategis Nasional (PSN) di Laut Kenjeran.

Keputusan tersebut diambil setelah nelayan mengungkapkan rasa kekhawatiran mereka terhadap dampak dari proyek reklamasi yang dapat mengancam kehidupan mereka dan merusak ekosistem laut.

Ketua Komisi D, Abdul Halim, menyatakan bahwa pihaknya menerima keluhan dan kekhawatiran nelayan yang merasa resah dengan rencana reklamasi yang akan mengganggu kawasan pesisir laut, kawasan mangrove, dan wilayah tangkap nelayan.

"Kami menerima perwakilan nelayan yang resah dengan reklamasi kawasan pesisir laut, kawasan mangrove, dan kawasan tangkap nelayan," tegas Halim.

Rencana reklamasi ini, yang nantinya akan digunakan untuk proyek Surabaya Waterfront Line (SWFL), semakin memperburuk kecemasan nelayan. Halim, yang juga merupakan politisi dari Partai Gerindra, menyatakan bahwa pihaknya sepakat dengan tuntutan mahasiswa dari BEM SI dan BEM NU yang juga meminta agar proyek ini dicabut.

"Tuntutan ini selaras dengan aksi mahasiswa yang juga menginginkan pencabutan proyek strategis nasional, dan kami mendukung penuh tuntutan tersebut. Bahkan, Ketua DPRD Jatim juga telah menandatangani petisi ini," tambah Halim.

Sebagai bentuk dukungan, Halim berencana mengajukan surat kepada pimpinan dewan untuk mendukung tuntutan nelayan dan menyampaikan hal tersebut kepada pemerintah pusat.

"Kami akan mengawal tuntutan ini hingga sampai ke Kementerian ATR/BPN. Kami akan bersama-sama dengan Ketua DPRD Jatim untuk menyampaikan ini ke pihak yang berwenang," ujarnya.

Sementara itu, nelayan Kenjeran terus menyuarakan protes mereka terkait dengan reklamasi laut yang direncanakan di kawasan tersebut. Mereka khawatir bahwa proyek ini akan merusak lingkungan hidup, mengancam mata pencaharian mereka, dan menghilangkan sumber daya alam yang ada.

Beberapa alasan utama yang mendasari protes nelayan adalah kerusakan habitat ikan dan biota laut, berkurangnya akses mereka ke laut, dampak buruk terhadap mata pencaharian, serta potensi pencemaran lingkungan yang dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat dan mengancam tempat tinggal dan usaha mereka.

Dengan dukungan dari Komisi D DPRD Jatim, para nelayan berharap dapat meyakinkan pemerintah untuk meninjau ulang proyek reklamasi ini demi menjaga keberlanjutan ekosistem laut dan kesejahteraan nelayan.

Editor : Budi Prasetyo

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Jan 2026 05:49 WIB | Daerah

Khofifah, Menag Nasaruddin Umar, dan Men PPA Arifah Bersama Ribuan Muslimat NU Semarakkan Isra Mikraj di Istiqlal

Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Agama RI Prof. K.H. Nasaruddin Umar serta Menteri PPA Arifah Choiri ...
Selasa, 13 Jan 2026 18:49 WIB | Pendidikan

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara, AHY Dorong Mental Tangguh Taruna-Taruni

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Malang, Selasa (13/1/2026). Sekolah unggulan ini berlokasi di Desa ...
Jumat, 09 Jan 2026 14:27 WIB | Daerah

Gubernur Khofifah Bersama Kapolda Jatim Panen Raya Jagung Serentak di Sidoarjo, Proyeksikan Produksi 5,4 Juta Ton

 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama  Kapolda  Jawa Timur menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025  dalam rangka Mendukung Sw ...
Kamis, 08 Jan 2026 15:18 WIB | Ekonomi

Atas Peran Dorong Swasembada Pangan 2025, Khofifah Terima Satyalancana Wira Karya

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawamsa menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari Presiden RI Prabowo ...
Kamis, 08 Jan 2026 04:31 WIB | Politik

Musyafak Tegaskan PKB Surabaya Solid Dukung Pilkada Lewat DPRD

Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD kembali mencuat ke ruang publik. Salah satu alasan yang menguat adalah mahalnya biaya pilkada langsung ...
Selasa, 06 Jan 2026 19:24 WIB | Daerah

Khofifah Terima Penghargaan atas Layanan Inklusif Ketunarunguan

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima Piagam Penghargaan dari Hearing Aid East Java sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif serta dukungan berkelanjutan ...