Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim Dorong Tol Prosiwangi Seksi Gending–Paiton Segera Beroperasi pada Akhir Juli

Reporter : Redaksi

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur dr. Agung Mulyono berharap pemerintah pusat bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan pengelola Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) dapat mempercepat pembukaan operasional Seksi 1 Gending–Kraksaan dan Seksi 2 Kraksaan–Paiton, sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat pada akhir Juli 2026.

Harapan tersebut disampaikan usai dr. Agung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek. Dari hasil peninjauan, ia memperoleh penjelasan bahwa pekerjaan konstruksi pada kedua seksi tersebut telah rampung dan telah dinyatakan lolos Uji Laik Operasi (ULO). Saat ini, proses yang tersisa tinggal penyelesaian administrasi sebelum penetapan jadwal operasional oleh pemerintah pusat.

"Dari hasil sidak yang kami lakukan, kami mendapatkan penjelasan bahwa pengerjaan fisik sudah selesai. Uji laik operasi juga telah dilaksanakan. Artinya, secara teknis ruas ini sudah siap dimanfaatkan masyarakat," ujar dr. Agung, Sabtu (11/7).

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur itu mengatakan, kehadiran ruas tol tersebut telah lama dinantikan masyarakat, terutama di kawasan Probolinggo, Situbondo hingga Banyuwangi. Selama ini, jalur Pantura Probolinggo–Kraksaan–Paiton masih menjadi salah satu titik kepadatan kendaraan, khususnya saat musim liburan, akhir pekan, maupun ketika arus logistik meningkat.

"Harapan masyarakat sangat besar agar ruas ini segera dibuka. Infrastruktur yang sudah selesai tentu akan memberikan manfaat lebih cepat apabila segera dioperasikan," katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan operasional, doker. Agung mengaku akan menyampaikan langsung hasil sidak tersebut ke  Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurutnya, dukungan pemerintah pusat diperlukan agar proses administrasi, termasuk penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO) dan penetapan jadwal operasional, dapat segera dituntaskan.

"Hasil sidak ini sudah kami laporkan non formal kepada Pak Wagub Emil Dardak. Kami juga akan melaporkan ke Pak Menko AHY. Harapan kami, pemerintah pusat dapat memberikan perhatian sehingga seluruh proses administrasi bisa dipercepat dan ruas ini segera dibuka untuk masyarakat," ujarnya.

Pada tahap awal, ruas yang direncanakan beroperasi meliputi Seksi 1 Gending–Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer dan Seksi 2 Kraksaan–Paiton sepanjang 11,20 kilometer. Dengan beroperasinya kedua seksi tersebut, masyarakat akan dapat memanfaatkan sekitar 24 kilometer ruas Tol Prosiwangi yang menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa menuju kawasan Tapal Kuda.

Menurut dr. Agung, operasional ruas Gending–Paiton akan membawa dampak positif terhadap kelancaran lalu lintas di jalur Pantura sekaligus memperkuat konektivitas wilayah timur Jawa Timur. Selain memangkas waktu tempuh, jalan tol ini juga diyakini mampu meningkatkan efisiensi distribusi logistik menuju kawasan industri Paiton, pelabuhan, sentra pertanian, perikanan, hingga destinasi wisata unggulan seperti Kawah Ijen dan Taman Nasional Baluran.

"Jalan tol ini bukan hanya memangkas waktu tempuh, tetapi juga menekan biaya distribusi, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di sekitar gerbang tol. UMKM, perdagangan, pariwisata hingga investasi akan ikut bergerak," jelas legislator tiga periode tersebut.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol, Mulya Setiawan, menegaskan bahwa konstruksi Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) telah sepenuhnya selesai dan saat ini telah memasuki tahap operasional.

"Konstruksi Tol Paspro sudah selesai. Sekarang tinggal operasional," kata Mulya.

Ia menjelaskan, ruas yang masih menunggu pembukaan merupakan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Prosiwangi), yang merupakan proyek lanjutan dengan pengelola berbeda meski sama-sama menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa.

Berdasarkan hasil koordinasi bersama Direktur JPB Prosiwangi Iwan Rosa, ruas Gending–Kraksaan dan Kraksaan–Paiton telah dinyatakan lolos Uji Laik Operasi (ULO). Saat ini berbagai persiapan operasional terus dilakukan, sementara jadwal pembukaan resmi masih menunggu penetapan dari pemerintah pusat.

Dokter Agung menegaskan dirinya akan terus mengawal percepatan operasional proyek strategis nasional tersebut, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar masyarakat dapat segera menikmati manfaat pembangunan infrastruktur tersebut.

"Kalau seluruh pekerjaan sudah selesai dan telah dinyatakan laik operasi, tentu harapan kita ruas ini segera dibuka. Saya akan menyampaikan langsung hasil sidak ini kepada Pak Menko AHY agar proses administrasi dan penetapan operasional dapat dipercepat. Semakin cepat beroperasi, semakin besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, dunia usaha, dan pertumbuhan ekonomi kawasan Tapal Kuda Jawa Timur," pungkasnya.

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru