Golkar Jatim Gaspol ke Pemilu 2029, Kader Diminta Rutin Siaran Langsung di Medsos

Reporter : Redaksi

Partai Golkar Jawa Timur mulai menyiapkan strategi untuk menghadapi Pemilu 2029. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mewajibkan kader dan anggota Fraksi Golkar di seluruh Jawa Timur untuk memaksimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi dan interaksi dengan masyarakat.

Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, Blegur Prijanggono, mengatakan seluruh kader, terutama anggota legislatif dari Partai Golkar, harus lebih aktif memanfaatkan berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, X, hingga TikTok.

"Seluruh anggota fraksi saya minta untuk lebih maksimal ke media sosial. Misalnya melakukan siaran langsung atau live melalui akun Instagram, Facebook, X maupun TikTok," ujar Blegur, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, media sosial merupakan sarana yang efektif untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas sekaligus membangun komunikasi dua arah yang lebih intens.

"Mungkin bagi yang duduk di legislatif bisa bertemu masyarakat melalui reses. Namun itu bisa ditambah dengan memanfaatkan fitur live di media sosial. Ini salah satu cara ampuh untuk lebih menyapa masyarakat di bawah," katanya.

Blegur menjelaskan, fitur siaran langsung di media sosial memungkinkan partai politik berinteraksi secara real-time dengan masyarakat tanpa dibatasi ruang dan waktu. Selain itu, media sosial juga dinilai efektif menjangkau kalangan pemilih muda yang menjadi salah satu segmen penting dalam kontestasi politik mendatang.

"Live media sosial memungkinkan partai politik berinteraksi secara langsung dan real-time dengan publik. Fitur ini bisa menembus batas geografis, membangun citra yang lebih transparan dan otentik, serta menjangkau demografi pemilih yang lebih luas, khususnya generasi muda," jelasnya.

Selain efektif dalam membangun komunikasi, media sosial juga dinilai sebagai alternatif kampanye yang relatif hemat biaya dibandingkan metode konvensional yang membutuhkan pengerahan massa secara fisik.

"Live di media sosial menjadi sarana instan untuk mensosialisasikan visi, misi dan program kerja kepada audiens yang masif. Setiap berinteraksi dengan masyarakat tentunya bisa dilakukan melalui media sosial," ujarnya.

Dengan meningkatnya intensitas komunikasi dan interaksi melalui media sosial, Blegur optimistis target peningkatan suara Partai Golkar di Jawa Timur pada Pemilu 2029 dapat tercapai.

"Dengan memaksimalkan media sosial tentunya bisa menjadi sarana branding sekaligus lebih gencar mensosialisasikan program-program Partai Golkar kepada masyarakat," tegasnya.

Partai Golkar Jawa Timur sendiri menargetkan kemenangan besar pada Pemilu Serentak 2029. Di bawah kepemimpinan Ketua DPD Golkar Jatim, Ali Mufthi, serta arahan Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, partai berlambang pohon beringin itu menargetkan peningkatan perolehan kursi secara signifikan, baik di DPRD Jawa Timur maupun DPR RI pada periode 2029-2034.

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru