x editorial.id skyscraper
x editorial.id skyscraper

KUHP Baru Digedok, DPRD Jatim: Proses Sudah Tepat, Penegakan Hukum Harus Lebih Baik

Avatar Budi Prasetyo

Politik

Pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru oleh DPR mendapat respons positif dari Anggota A DPRD Jawa Timur, Sumardi.

Ia menegaskan bahwa hadirnya KUHP baru merupakan langkah penting untuk menyesuaikan hukum pidana nasional dengan kondisi kekinian.

“Kita menyambut baik KUHP yang sudah digedok,” ujarnya pada Selasa, 25 Nov 2025.

Anggota DPRD Jatim Dapil Mojokerto-Jombang itu mengatakan, meski mengakui bahwa aturan baru ini memunculkan sejumlah kontroversi di masyarakat, ia menilai perubahan pasal-pasal yang ada justru membawa penyegaran dan relevansi terhadap dinamika sosial saat ini.

Menurutnya, keberadaan pro dan kontra merupakan hal yang wajar dalam proses penyusunan kebijakan besar. Yang terpenting, seluruh tahapan perumusan telah melibatkan berbagai elemen masyarakat. “Proses itu sudah dilalui, dengan melibatkan masyarakat, akademisi, dan para profesional. Saya rasa prosesnya sudah baik dan benar,” tegasnya.

Ia menilai, KUHP baru akan berpengaruh signifikan terhadap kualitas penegakan hukum di Indonesia. Beberapa pasal yang sebelumnya dinilai kabur kini telah diperjelas melalui revisi yang lebih komprehensif. “Penegakan hukum bisa lebih bagus, lebih baik. Pasal-pasal yang kemarin itu kan terasa masih belum jelas. Sekarang sudah dimasukkan perubahan-perubahan yang cukup baik,” katanya.

Ketua Komisi A menegaskan bahwa penyempurnaan pasal dalam KUHP baru juga akan memperkuat kepastian hukum bagi masyarakat maupun aparat penegak hukum di lapangan. Menurutnya, bagian-bagian yang dulu menimbulkan tafsir ganda kini telah diperjelas sehingga tidak lagi menyulitkan implementasi.

Ia juga menyinggung salah satu pasal yang sebelumnya ramai diperdebatkan dan kerap menjadi sorotan publik. “Pasal terkait dengan… apa itu kemarin… golek noki ini, Mas,” ujarnya sambil tersenyum, merujuk pada istilah yang berkembang di masyarakat soal pasal tertentu yang dianggap sensitif.

Meski begitu, ia tetap mengingatkan bahwa sosialisasi menjadi kunci sukses pelaksanaan KUHP baru. Pemerintah daerah diminta aktif menyampaikan substansi aturan kepada publik agar tidak menimbulkan salah tafsir maupun kekhawatiran yang berlebihan.

Dengan penyempurnaan pasal serta proses penyusunan yang dinilainya telah melibatkan banyak pihak, Ketua Komisi A berharap KUHP baru benar-benar mampu menjadi payung hukum modern yang adil, responsif, dan sejalan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia hari ini.

Editor : Budi Prasetyo

Artikel Terbaru
Sabtu, 21 Feb 2026 17:30 WIB | Daerah

Peringati Tahun Baru Imlek, Ikatan Alumni St Louis 1 Persembahkan Pagelaran Barongsai di Sekolah

 Dalam rangka memperingati Tahun Baru Imlek, Ikatan Alumni SMAK St Louis 1 (IKA) berkolaborasi dengan pihak SMAK St Louis 1 mempersembahkan pagelaran barongsai ...
Jumat, 20 Feb 2026 17:16 WIB | Ekonomi

BRI Mulyosari Jadikan Momen Imlek 2026 Sarana Tingkatkan Kualitas Layanan Perbankan

SURABAYA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus membuktikan posisinya sebagai bank komersial yang mengutamakan kepuasan nasabah. Bagi setiap insan BRI, ...
Rabu, 18 Feb 2026 17:15 WIB | Politik

Bapemperda Jatim Targetkan 12 Perda Berdampak Instan bagi Rakyat

Ketua Bapemperda DPRD Jatim, Yordan M. Batara-Goa, menegaskan bahwa bola panas kini berada di tangan pusat. Dua aturan yang masih tertahan itu adalah Raperda ...
Selasa, 17 Feb 2026 00:00 WIB | Daerah

Menjaga Mata Rantai di Graha Ansor: Kala Ilmu Tak Sekadar Dibaca, Tapi Disambungkan

Editorial.ID - Senin malam (16/2), aula Graha PW GP Ansor Jawa Timur tidak sedang riuh oleh rapat koordinasi atau pekik komando. Suasana justru terasa teduh. ...
Senin, 16 Feb 2026 16:02 WIB | Politik

Adik Kandung Bupati Yuhronur Pimpin Golkar Lamongan, Ujik Silvian Targetkan 12 Kursi di Pemilu Mendatang

Estafet kepemimpinan Partai Golkar di Kabupaten Lamongan resmi berpindah ke tangan Ujik Silvian Effendi.  Pelantikan Ujik sebagai Ketua DPD Golkar Lamongan ...
Kamis, 12 Feb 2026 21:53 WIB | Ekonomi

Perkokoh Kemitraan, BRI Kusuma Bangsa Tanding Mini Soccer dengan KAI Daop 8

SURABAYA – Di tengah padatnya aktivitas perbankan dan layanan transportasi publik, sinergi antar lembaga kini mulai merambah ke lapangan hijau. Fenomena s ...