x editorial.id skyscraper
x editorial.id skyscraper

Komisi E DPRD Jatim Pantau Sekolah Rakyat, Rasiyo Ingatkan Pentingnya Sinergi Instansi

Avatar Budi Prasetyo

Pendidikan

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang saat ini tengah dikembangkan di berbagai wilayah di Jawa Timur. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara penyelenggara sekolah dengan instansi terkait, terutama Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan.

“Ini menjadi tanggung jawab daripada kepala sekolah rakyat. Makanya harus koordinasi dengan instansi terkait, baik Dinas Sosial soal sarana dan prasarana, terus kemudian soal kurikulum dengan Dinas Pendidikan,” ujar Rasiyo di Gedung DPRD Jatim, Rabu (24/7/2025).

Politisi senior Partai Demokrat itu menyampaikan bahwa kualitas layanan pendidikan dan kelengkapan fasilitas menjadi kunci kenyamanan bagi para peserta didik yang mayoritas berasal dari keluarga kurang mampu. Mengingat sekolah ini berkonsep asrama, maka kebutuhan siswa harus terpenuhi secara menyeluruh.

“Saya kira kalau pelayanannya baik dan pendidikannya bagus, ya kerasan. Kan sekolah asrama dengan fasilitas lengkap dan semua dipenuhi,” tegas mantan Sekdaprov Jatim itu.

Sebagai informasi, pada 2025 ini terdapat sedikitnya 15 Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di Jawa Timur, tersebar di berbagai kabupaten/kota seperti Sampang, Lumajang, Bondowoso, Trenggalek, dan Situbondo. Sekolah ini menampung anak-anak dari keluarga miskin, rentan putus sekolah, dan mereka yang tidak terjangkau layanan pendidikan formal reguler.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan afirmatif pemerintah pusat yang disambut baik oleh Pemprov Jatim. Karena itu, menurut Rasiyo, seluruh elemen harus mendukung penuh keberlanjutan dan pengembangan program ini.

“Kita harus hati-hati karena ini memang kebijakan pemerintah pusat, harus didukung sepenuhnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Anggota DPRD Jatim Dapil Surabaya itu menegaskan bahwa Komisi E DPRD Jatim akan melakukan pemantauan langsung ke lapangan, terutama pasca pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang baru saja selesai dilaksanakan.

“Kita akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan. Ini kan masih baru saja selesai pelaksanaan MPLS,” pungkasnya.

Komisi E juga berkomitmen memastikan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya hadir sebagai solusi darurat, tetapi benar-benar mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan membangun masa depan anak-anak dari kelompok marjinal.

Seperti diketahui, Tahap 1A Program Sekolah Rakyat yang dimulai pada 14 Juli 2025 menandai komitmen kuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung kebijakan afirmatif pemerintah pusat terhadap kelompok rentan pendidikan.

Sebanyak 12 sekolah rakyat telah aktif menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan total 1.183 siswa dari keluarga prasejahtera, yang dilayani oleh 12 kepala sekolah, 175 guru, dan 137 tenaga kependidikan.

Memasuki tahap lanjutan (1B) yang direncanakan tuntas pada akhir Agustus 2025, jumlah sekolah rakyat akan bertambah menjadi 19 lokasi, dengan total kapasitas siswa mencapai 1.225 anak.

Sekolah-sekolah ini tersebar di berbagai daerah, termasuk Malang, Batu, Lamongan, serta kota/kabupaten lain seperti Surabaya, Jember, dan Gresik. Skema ini memanfaatkan infrastruktur eksisting milik Pemprov, seperti rombel SMA dan SMP, serta melibatkan sekitar 500 tenaga pendidik, yang mayoritas terdiri dari ASN dan PPPK.

 

 

Editor : Budi Prasetyo

Artikel Terbaru
Rabu, 10 Jun 2026 16:27 WIB | Pendidikan

DPC GMNI Surabaya Kerja Bareng Rumah Literasi Digital Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Kader dan Alumni

Surabaya, Editorial.id - DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Surabaya menggelar acara Pelatihan jurnalistik batch 2 yang bekerja sama dengan Rumah ...
Selasa, 09 Jun 2026 13:43 WIB | Politik

Golkar Jatim Gaspol ke Pemilu 2029, Kader Diminta Rutin Siaran Langsung di Medsos

Partai Golkar Jawa Timur mulai menyiapkan strategi untuk menghadapi Pemilu 2029. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mewajibkan kader dan anggota Fraksi ...
Selasa, 02 Jun 2026 14:24 WIB | Ekonomi

Peringati Hari Lahir Pancasila, DPD PDI Perjuangan Jatim Teguhkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong

 DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Surabaya, Senin (1/6). ...
Sabtu, 30 Mei 2026 09:45 WIB | Ekonomi

ORADO Jawa Timur Buka Peluang Kerja Sama UMKM untuk Produksi Batu Domino dan Papan Permainan

SURABAYA - Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Jawa Timur membuka peluang kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk ...
Minggu, 24 Mei 2026 22:01 WIB | Ekonomi

Workshop Crochet Kirby Bersama ByLin Handmade Jadi Ajang Kreatif dan Self Healing

SURABAYA - Rumah Literasi Digital kembali menghadirkan kegiatan kreatif untuk anak muda melalui Workshop Crochet Kirby yang digelar pada Minggu, 24 Mei 2026 di ...
Kamis, 21 Mei 2026 19:16 WIB | Hukum

Kejati Jatim Gandeng PT PWU Selamatkan Aset Daerah yang Dikuasai Pihak Ketiga

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur bersama PT Panca Wira Usaha Jawa Timur resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Pemulihan Aset sebagai langkah strategis ...