x editorial.id skyscraper
x editorial.id skyscraper

Diabetes, “Silent Killer” yang Mengancam Generasi Z: Kenali Penyebab dan Gaya Hidup Pencegahannya

Avatar Budi Prasetyo

Daerah

Diabetes dikenal sebagai “silent killer” atau pembunuh diam-diam, karena sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas hingga muncul komplikasi serius. Penyakit ini terus menjadi ancaman kesehatan global, dan kini mulai menunjukkan tren yang mengkhawatirkan di kalangan generasi muda, khususnya Generasi Z.

Menurut laporan terbaru dari The Lancet, semakin banyak individu dari kelompok usia muda yang melaporkan kadar gula darah abnormal, yang merupakan salah satu indikator awal dari risiko diabetes tipe 2.

Hal ini menunjukkan adanya pergeseran tren epidemiologis, di mana diabetes tidak lagi hanya menjadi masalah kesehatan usia lanjut, tetapi juga menimpa generasi muda yang aktif secara digital namun kurang aktif secara fisik.

Mengapa Generasi Z Rentan Terkena Diabetes?

Beberapa faktor utama yang menyebabkan meningkatnya angka gangguan gula darah di kalangan Generasi Z antara lain:

Pola makan tidak sehat

Konsumsi makanan cepat saji, minuman manis, dan cemilan tinggi kalori menjadi bagian dari gaya hidup modern. Kebiasaan ini memicu resistensi insulin dan peningkatan kadar gula darah.

Kurangnya aktivitas fisik

Gaya hidup sedentari atau kurang gerak karena terlalu banyak duduk di depan layar gadget menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya risiko diabetes.

Kurang tidur dan stres

Pola tidur tidak teratur serta tekanan mental yang tinggi turut memengaruhi keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh.
Kurangnya kesadaran akan kesehatan

Banyak anak muda yang belum menyadari pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, termasuk cek kadar gula darah.

Langkah Pencegahan: Perubahan Gaya Hidup yang Perlu Dilakukan

Untuk menekan risiko diabetes sejak dini, para ahli kesehatan menekankan pentingnya perubahan gaya hidup yang konsisten dan berkelanjutan, antara lain:

Mengatur pola makan seimbang dengan memperbanyak konsumsi sayur, buah, dan makanan tinggi serat.

Rutin berolahraga minimal 30 menit per hari.

Mengurangi konsumsi gula dan makanan olahan.

Tidur cukup dan menjaga kesehatan mental.

Melakukan cek kesehatan secara berkala untuk mendeteksi dini gangguan metabolisme.
Kesadaran Sejak Dini adalah Kunci

Dengan peningkatan jumlah kasus di kalangan Generasi Z, penting bagi seluruh lapisan masyarakat — termasuk keluarga, sekolah, hingga pemerintah — untuk turut berperan dalam mengedukasi dan menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat.

“Lebih baik mencegah daripada mengobati” bukan sekadar slogan, tetapi langkah nyata untuk melindungi masa depan generasi muda dari ancaman diabetes.

Editor : Budi Prasetyo

Artikel Terbaru
Minggu, 19 Apr 2026 03:07 WIB | Politik

DPP Tentukan Jadwal, Emil Dardak: Musda Demokrat Jatim Sangat Mungkin Digelar Tahun Ini

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, memastikan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Jatim tinggal menunggu keputusan dari ...
Jumat, 17 Apr 2026 20:51 WIB | Politik

DPD Demokrat Jatim Halal Bihalal, Emil Dardak Tekankan Soliditas Hadapi Dinamika Politik

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur menggelar halal bihalal di Hotel Morazen Surabaya, Jumat, 17 April 2026. Kegiatan ini menjadi ajang ...
Kamis, 16 Apr 2026 08:27 WIB | Politik

Kader NasDem Jatim Suwandy Firdaus Protes Keras Tempo, Akan Aksi Lanjutan Jika Tak Minta Maaf

Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai NasDem, Suwandy Firdaus, melayangkan protes keras terhadap pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai tidak berimbang ...
Kamis, 09 Apr 2026 22:48 WIB | Daerah

Tinjau Langsung di Sumenep, Kementan Pastikan Kesiapan Benih Kelapa 2026

 Ketua Kelompok Substansi Benih Kelapa Sawit dan Aneka Palma Direktorat Perbenihan Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Ratna ...
Kamis, 09 Apr 2026 15:49 WIB | Politik

Dokter Agung Pimpin Ngoprak di Malang, Strategi 3P Didorong untuk Genjot Kinerja dan Perkuat Elektoral Demokrat Jatim

Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur tak ingin kehilangan momentum. Konsolidasi diperkuat. Mesin politik dirapikan. Target elektoral mulai dipancang sejak ...
Kamis, 09 Apr 2026 15:22 WIB | Daerah

Penyandang Difabel Keluhkan Minimnya Pelayanan Publik dan Kesehatan, Komisi E Matangkan Perda Disabilitas

Komisi E DPRD Jawa Timur terus mematangkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan dan Pelayanan bagi Penyandang Disabilitas. Dalam rapat ...