x editorial.id skyscraper
x editorial.id skyscraper

Guru Besar UI: Monopoli Pasar Juga Merusak Demokrasi

Avatar editorial.id

Ekonomi

Depok, Editorial.id – Persaingan usaha mendorong pelaku usaha melakukan efisiensi usaha, pengembangan teknologi dan inovasi untuk lebih berkualitas dan pelayanan yang lebih baik.

Demikian ditegaskan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) Prof Kurnia TohaSH LLMPhD.

"Tentunya konsumen akan mendapatkan barang yang lebih berkualitas, pelayanan yang prima dengan harga yang lebih murah, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Prof Kurnia Toha, Sabtu (19/8).

Pada sisi lain, kata dia, persaingan juga akan menciptakan beberapa pelaku usaha unggul atau menang bersaing, sehingga akan menciptakan konsentrasi pasar, oligopoli, dan bahkan monopoli.

Menurut dia, monopoli dan penguasaan pasar merupakan konsekuensi logis dan mesin yang mendorong pelaku usaha untuk lebih maju serta menjadi perusahaan kelas dunia.

Apabila ini yang terjadi, katanya, maka seharusnya merupakan sesuatu yang membahagiakan dan diimpikan oleh semua pelaku usaha dan pemerintah.

Prof Kurnia Toha menyebutkan terciptanya perusahaan kelas dunia yang super besar menyebabkan terjadinya kesenjangan sosial yang makin lebar antara si kaya dan si miskin.

Fenomena ini di Amerika Serikat (AS) melahirkan pertentangan dari Kelompok Neo-Brandeis yang pada akhir-akhir ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah Presiden Trump dan Presiden Joe Biden.

Pendukung paham ini yang disebut juga dengan paham populis yang menyatakan bahwa monopoli adalah jahat. Monopoli dan konsentrasi pasar bukan hanya merusak sektor ekonomi, akan tetapi merusak demokrasi.

Monopoli dan oligarki berkuasa melebihi pemerintah yang dipilih oleh rakyat. Mereka berpendapat bahwa penegak hukum persaingan usaha harus mempunyai pemikiran anti-besar dan lebih agresif.

Menurutnya, kekhawatiran yang berkembang di AS dapat saja tepat, karena persaingan memang telah menciptakan perusahaan yang super besar dan kesenjangan sosial yang lebar.

Perusahaan-perusahaan bukan hanya menguasai ekonomi AS, akan tetapi unggul di dunia. Hal ini terlihat Top Global 500 Fortune selalu dikuasai perusahaan AS, kemudian pada beberapa tahun terakhir perusahaan China bisa masuk dalam jajaran perusahaan besar tersebut.

Berbeda di Indonesia, perusahaan yang masuk Top Global 500 Fortune hanya PT Pertamina. Kekhawatiran yang terjadi di AS tidak perlu terjadi dan menjadikan penegakan hukum persaingan mencegah pengaruh monopoli dan oligarki pada pemerintah tidaklah tepat.

"Demokrasi adalah liberalisasi bidang politik, karenanya harus diselesaikan melalui mekanisme hukum konstitusi, dan hukum lainnya bahkan hukum pidana, misalnya kalau terjadi suap atau sumbangan ke partai atau calon yang melebihi ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Ia menambahkan, pengurangan kesenjangan pendapatan antara yang kaya dan miskin memerlukan berbagai kebijakan pemerintah dan penegakan hukum bukan hanya hukum persaingan usaha, dan harus bersamaan dengan penegakan hukum-hukum terkait lainnya.

Editor : Abdul Hady JM

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Jan 2026 05:49 WIB | Daerah

Khofifah, Menag Nasaruddin Umar, dan Men PPA Arifah Bersama Ribuan Muslimat NU Semarakkan Isra Mikraj di Istiqlal

Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Agama RI Prof. K.H. Nasaruddin Umar serta Menteri PPA Arifah Choiri ...
Selasa, 13 Jan 2026 18:49 WIB | Pendidikan

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara, AHY Dorong Mental Tangguh Taruna-Taruni

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Malang, Selasa (13/1/2026). Sekolah unggulan ini berlokasi di Desa ...
Jumat, 09 Jan 2026 14:27 WIB | Daerah

Gubernur Khofifah Bersama Kapolda Jatim Panen Raya Jagung Serentak di Sidoarjo, Proyeksikan Produksi 5,4 Juta Ton

 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama  Kapolda  Jawa Timur menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025  dalam rangka Mendukung Sw ...
Kamis, 08 Jan 2026 15:18 WIB | Ekonomi

Atas Peran Dorong Swasembada Pangan 2025, Khofifah Terima Satyalancana Wira Karya

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawamsa menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari Presiden RI Prabowo ...
Kamis, 08 Jan 2026 04:31 WIB | Politik

Musyafak Tegaskan PKB Surabaya Solid Dukung Pilkada Lewat DPRD

Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD kembali mencuat ke ruang publik. Salah satu alasan yang menguat adalah mahalnya biaya pilkada langsung ...
Selasa, 06 Jan 2026 19:24 WIB | Daerah

Khofifah Terima Penghargaan atas Layanan Inklusif Ketunarunguan

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima Piagam Penghargaan dari Hearing Aid East Java sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif serta dukungan berkelanjutan ...