Editorial.ID - Suasana khidmat menyelimuti halaman Pondok Pesantren Al Ibrohimy, Galis, Bangkalan, Senin (23/3). Ribuan alumni lintas generasi tumpah ruah dalam gelaran Haul Masyayikh sekaligus Reuni Akbar Ikatan Alumni Al Ibrohimy (ILMY). Momentum ini menjadi kian spesial dengan digelarnya pelantikan Pengurus Pusat ILMY masa bakti 2026-2031.
Acara dibuka dengan getaran doa melalui pembacaan tahlil bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah MWCNU Galis, KH. Jailani Masyhuri. Usai tahlil, prosesi pelantikan pun dimulai. KH. Musleh Bahri, SH, MH, selaku Ketua YPI Al Ibrohimy yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, secara resmi melantik jajaran pengurus baru.
Moh. Ilham Taufiqurrohman, atau yang akrab disapa Gus Vicky, kini resmi memegang tongkat estafet kepemimpinan sebagai Ketua Umum ILMY. Dalam sambutan perdananya, Gus Vicky menegaskan visi besar yang akan diusungnya lima tahun ke depan.
"Kerja organisasi ini harus berlandaskan asas Collective Collegial. Kami sangat mengharapkan bimbingan dari para alumni sepuh agar tetap berada di jalur kemaslahatan yang telah diwariskan oleh para Masyayikh," ujar Gus Vicky.
Di sisi lain, Masykur Hasyim, Ketua Umum ILMY periode sebelumnya, menyampaikan pesan menyentuh saat memberikan sambutan purna tugas. Ia menyampaikan permohonan maaf jika selama kepemimpinannya terdapat kekurangan yang belum selaras dengan AD/ART organisasi.
"Meski sudah tidak di struktural, saya pastikan pengabdian saya kepada Al Ibrohimy tidak akan berkurang sedikitpun selama hayat masih dikandung badan," tegas Masykur disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Pengasuh PP. Putra Al Ibrohimy, Gus Ibrohim Mukhlis, tak kuasa menyembunyikan rasa bangganya atas kekompakan para alumni. Meski jadwal padat dan masih dalam suasana lebaran, antusiasme alumni untuk pulang ke pesantren tetap tinggi.
Gus Ibrohim berpesan agar pengurus baru tidak eksklusif dan tetap merangkul senior. "Teruslah berkarya. Jangan sungkan bertanya kepada senior, karena pengalaman mereka baik di internal ILMY maupun organisasi profesi di luar sana adalah guru yang berharga," pesannya.
Acara ditutup dengan doa bersama, menandai dimulainya babak baru bagi organisasi alumni salah satu pesantren berpengaruh di Bangkalan ini.(*)
Editor : Mohamed Kosim