x editorial.id skyscraper
x editorial.id skyscraper

Gus Atho 'Belanja Masalah' di Pohjejer, Soroti Kesejahteraan Guru Madin Hingga Infrastruktur Mojokerto

Avatar Redaksi

Politik

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKB, H. Ahmad Athoillah (Gus Atho), tancap gas menyerap aspirasi warga dalam Reses Masa Persidangan II Tahun Anggaran 2025-2026. Bertempat di Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Rabu (11/2), Gus Atho hadir membawa misi sinergi lintas parlemen.

Tidak sendirian, Gus Atho menggandeng Hj. Eka Septya Juniarti, Anggota F-PKB DPRD Kabupaten Mojokerto. Kehadiran duet politisi PKB ini bertujuan mengunci sinkronisasi kebijakan antara Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto.

Fokus Kesejahteraan Moral dan Buruh Isu insentif guru TPQ dan Madrasah Diniyah (Madin) menjadi "topik panas" dalam dialog. Gus Atho menegaskan, kenaikan insentif tahun 2026 harus terealisasi tanpa hambatan administrasi.

"Guru TPQ dan Madin adalah garda terdepan penjaga moral bangsa. Kami di DPRD Jatim terus mendorong agar skema bantuan ini bukan cuma soal angka, tapi kemudahan akses bagi mereka," tegas Gus Atho.

Tak hanya soal guru, nasib buruh pabrik di wilayah Gondang juga menjadi perhatian. Di tengah dinamika ekonomi awal 2026, Gus Atho mewanti-wanti pentingnya perlindungan hak pekerja dan upah yang layak.

Sinergi Infrastruktur dan Pertanian Kondisi jalanan di Gondang yang mulai "babak belur" akibat cuaca ekstrem juga diadukan warga. Menanggapi hal itu, Eka Septya Juniarti memastikan akan melakukan koordinasi cepat dengan Dinas PUPR.

"Jika status jalannya milik provinsi, dikawal Gus Atho. Kalau wewenang kabupaten, itu prioritas kami di daerah. Sinergi ini kunci solusi cepat," kata Mbak Eka.

Selain jalan, para petani setempat juga menitipkan harapan terkait stabilitas stok pupuk bersubsidi dan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) untuk menggenjot hasil panen.

Komitmen Politik PKB Menutup agenda, Gus Atho memastikan seluruh keluhan warga akan "dibungkus" untuk dibawa ke meja rapat paripurna DPRD Jatim.

"Reses ini bukan sekadar seremonial. Ini momentum kami 'belanja masalah' agar anggaran negara benar-benar kembali ke rakyat dalam bentuk manfaat nyata," pungkas politisi muda PKB tersebut.

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Senin, 11 Mei 2026 06:04 WIB | Politik

Zulkifli Hasan Beber Loyalitas Dukung Prabowo Subianto, PAN Bidik Tiga Besar Pemilu 2029

Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan menargetkan partainya mampu masuk tiga besar nasional pada Pemilu 2029 mendatang, termasuk di Jawa ...
Selasa, 05 Mei 2026 18:47 WIB | Pendidikan

RLD Gelar Pelatihan Film AI di Hanaka Social Space, Produksi Video Viral Kini Lebih Mudah

SURABAYA, Editorial.ID - Era produksi video pendek yang selama ini identik dengan biaya mahal dan proses panjang kini mulai bergeser. Berkat teknologi ...
Jumat, 01 Mei 2026 18:18 WIB | Politik

May Day 2026, Suwandy Firdaus Dorong Perlindungan Pekerja Jatim Lebih Nyata

Hari Buruh Internasional atau May Day di Jawa Timur diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama ...
Senin, 27 Apr 2026 10:10 WIB | Politik

Erma Susanti: Jangan Sampai Peternak Rugi karena PMK Jelang Iduladha

Menjelang Hari Raya Iduladha, kewaspadaan terhadap kesehatan hewan kurban kembali menjadi perhatian serius.  Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, ...
Senin, 27 Apr 2026 10:05 WIB | Daerah

LavAni Tak Terbendung! Juara Proliga 2026, Dokter Agung: Buah Kerja Keras dan Disiplin, Tak Lepas dari Peran SBY

Tim voli putra Jakarta LavAni Livin Transmedia tampil dominan dan memastikan diri sebagai juara Proliga 2026. Kepastian itu diraih setelah menaklukkan Jakarta ...
Minggu, 26 Apr 2026 21:52 WIB | Pendidikan

Kolaborasi dengan MAC, Posyandu Disabilitas Malang Tekan Biaya Terapi Anak Berkebutuhan Khusus

MALANG, Editorial.ID - Anggaran bagi kelompok rentan kerap terserap dalam kegiatan sosialisasi singkat dan seremoni tanpa keberlanjutan. Kelurahan ...