x editorial.id skyscraper
x editorial.id skyscraper

Musyafak Tegaskan PKB Surabaya Solid Dukung Pilkada Lewat DPRD

Avatar Redaksi

Politik

Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD kembali mencuat ke ruang publik. Salah satu alasan yang menguat adalah mahalnya biaya pilkada langsung yang dinilai menimbulkan banyak persoalan, mulai dari pemborosan anggaran hingga konflik di tengah masyarakat.

Ketua DPD PKB Kota Surabaya Musyafak Rouf menegakan pihaknya tetap berada satu garis kebijakan partai. PKB, kata dia, mendukung mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD yang nantinya diusulkan kepada Presiden. 

"Kalau saya sebagai kader PKB, termasuk sebagai anggota DPRD Jatim tentu mengikuti garis partai. PKB berpandangan pemilihan daerah itu dipilih oleh DPRD, lalu diusulkan kepada presiden," ujar Musyafak di Surabaya, Selasa (6/1/2026). 

Ia mengakui bahwa wacana tersebut memunculkan beragam respon di masyarakat. Musyafak menyampaikan, ada yang menyangkut positif, namun tidak sedikit pula yang menilai partisipasi publik menjadi terpangkas.

"Memang ada yang belum bisa menerima karena dianggap partisipasi masyarakat dipotong. Tapi, kalau kita lihat mudharatnya pilkada langsung selama ini, biayanya sangat tinggi dan sering memicu perpecahan di masyarakat," jelas Ketua DPRD Jawa Timur. 

Menurut Musyafak, DPRD merupakan representasi aspirasi masyarakat yang telah dipilih secara langsung melalui pemilu legislatif. Karena itu, mekanisme perwakilan dinilai tetap sah secara demokratis. 

"Toh saat kita memilih dewan, itu kan sudah aspirasi masyarakat. Nanti dewan yang mewakili masyarakat untuk menentukan kepala darahna. Ini supaya pembiayaan tidak terlalu besar dan waktu tidak habis untuk kegiatan yang sifatnya pemborosan," kata dia. 

Terkait anggapan bahwa demokrasi menjadi tidak langsung, Musyafak menilai mekanisme perwakilan justru sejalan dengan dasar negara. Ia merujuk pada sila keempat pancasila tentang kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. 

"Kita tidak melenceng dari Pancasila. Sila keempat itu jelas menyebut perwakilan, bukan langsung. Dulu memang ada trauma di era order baru karena perwakilan disalahgunakan. Tapi, setelah 25 tahun pilkada langsung, kita evaluasi bersama, ternyata tidak lebih efisien dan justru banyak masalah," tegas Musyafak.

Musyafak juga menyinggung tingginya biaya politik yang kerap menjadi beban kepala daerah terpilih. Kondisi tersebut, lanjut ia, berpotensi mendorong praktik penyimpanan seperti gratifikasi dan pelanggaran aturan. 

"Biaya awal yang besar itu membuat sebagian kepala daerah tergoda mengembalikan modal dengan cara - cara yang melanggar aturan. Ini memang bukan satu-satunya solusi, tapi bisa menjadi salah satu upaya menekan persoalan tersebut," imbuhnya. 

Ia menambahkan, jika kebijakan ini benar-benar disahkan, partai politik dan DPRD memiliki tanggung jawab besar untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. 

"Itu tugas dewan dan partai - partai pengusung. Bisa lewat reses, turun dapil, seminar, dan forum-forum lain. Tapi, sekarang ini masih wacana. Setalah undang-undangnya jalan, baru kita akan bergerak lebih konkret," pungkasnya.

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Rabu, 07 Okt 2026 09:50 WIB | Politik

Suli Daim Ingatkan Sekolah Negeri: Fokus Belajar, Jangan Bebani Wali Murid

Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Suli Daim, mengimbau pihak sekolah negeri agar tidak membebani wali murid dengan berbagai ...
Senin, 05 Okt 2026 07:52 WIB | Daerah

Sambut Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Gelar Khataman Al-Qur’an dan Santuni 81 Anak Yatim di Grahadi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar khataman Al-Qur’an, doa bersama, dan santunan kepada 81 anak yatim serta yatim piatu di Gedung Negara G ...
Senin, 28 Sep 2026 22:52 WIB | Daerah

Soal Ekplorasi Sumur Minyak Bangkalan, Fraksi NasDem Jatim: Jangan Sampai Merusak Lingkungan!

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Jawa Timur, KH Nasih Aschol, memberikan pandangan strategis terkait rencana pengelolaan puluhan sumur minyak rakyat yang ...
Minggu, 27 Sep 2026 13:13 WIB | Politik

HUT ke-25 Demokrat, Donor Darah Serentak Digelar di 38 DPC Jatim

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar kegiatan donor darah di kantor DPD Demokrat ...
Sabtu, 26 Sep 2026 08:31 WIB | Politik

Legislator Jatim ajak semua pihak jaga keselamatan berkendara

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso mengajak seluruh pihak meningkatkan kolaborasi dalam menjaga keselamatan dan ...
Kamis, 24 Sep 2026 07:42 WIB | Politik

Tindak Lanjuti Instruksi AHY, Dokter Agung Bawa Program LIKE ke Warga Banyuwangi

Komitmen hadir dan memberi solusi nyata bagi masyarakat terus ditunjukkan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur, dr. Agung Mulyono. Politisi senior ...