x editorial.id skyscraper
x editorial.id skyscraper

Fraksi Gerindra DPRD Jatim Soroti Raperda Pajak Daerah dan Susunan Perangkat Daerah

Avatar Budi Prasetyo

Politik

Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap dua rancangan peraturan daerah (Raperda) yang tengah dibahas, yakni Raperda Perubahan atas Perda Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta Raperda Perubahan Kelima atas Perda Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Juru Bicara Fraksi Gerindra, Hartono, dalam rapat paripurna menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jatim atas keterbukaan dalam menyampaikan nota penjelasan, terutama terkait Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Menurutnya, regulasi ini penting untuk menyesuaikan dengan dinamika fiskal daerah, hasil evaluasi pemerintah pusat, serta kebutuhan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Meski begitu, Fraksi Gerindra memberikan sejumlah catatan penting. Salah satunya terkait penghapusan Pajak Alat Berat (PAB). Hartono menilai, meskipun kontribusi PAB kecil—sekitar Rp7,1 juta pada 2025—penghapusan pajak ini perlu dikaji lebih dalam.
“Apakah penghapusan ini sudah mempertimbangkan fairness, khususnya bagi perusahaan besar yang menggunakan alat berat dalam skala besar?” ujarnya.

Terkait penambahan objek retribusi baru, Gerindra mengapresiasi langkah diversifikasi sumber PAD dari sektor kesehatan, perikanan, pariwisata, hingga pemanfaatan aset daerah. Namun, Hartono menekankan perlunya kajian mendalam.
“Bagaimana pengawasan terhadap tarif retribusi agar tidak membebani masyarakat kecil dan UMKM? Apakah sudah dilakukan impact assessment terhadap dampak sosial-ekonomi?” tegasnya.

Soal penerapan BLUD pada 23 SMK, Gerindra menyatakan dukungan terhadap inovasi pembiayaan pendidikan. Namun, tata kelola yang transparan dan akuntabel harus dijaga.
“Jangan sampai pola pengelolaan BLUD menimbulkan beban ganda bagi orang tua siswa. Fungsi sekolah sebagai pelayan publik harus tetap dijaga,” kata Hartono.

Lebih lanjut, Gerindra juga menyoroti dokumen dari Bapenda yang dinilai sangat teknokratis dan berbasis hukum. Menurutnya, ada sejumlah hal yang masih perlu diperjelas, antara lain keterbatasan ruang diskresi fiskal akibat pengawasan pusat, efisiensi biaya pemungutan retribusi baru, hingga dampak keterbukaan data bagi pelaku usaha.

Sementara itu, terkait Raperda Perubahan Kelima atas Perda Nomor 11 Tahun 2016, Fraksi Gerindra menyatakan dukungan atas penghapusan nomenklatur Asisten dan Biro dari daftar perangkat daerah karena keduanya merupakan unsur staf, bukan perangkat daerah, sesuai PP Nomor 18 Tahun 2016.

Gerindra juga menyoroti perubahan nomenklatur Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menjadi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif. Menurut Hartono, langkah ini selaras dengan kebijakan nasional, namun perlu memperhatikan kondisi fiskal Jatim yang masih berstatus sedang.
“Pembentukan dinas khusus ekonomi kreatif belum dimungkinkan. Karena itu, Pemprov Jatim harus menyiapkan roadmap pengembangan ekonomi kreatif yang jelas, terukur, dan ambisius. Dengan keterbatasan fiskal, kemitraan dengan swasta dan dunia usaha harus jadi tulang punggung pendanaan, bukan hanya mengandalkan APBD,” tegasnya.

Melalui catatan ini, Fraksi Gerindra menegaska

Editor : Budi Prasetyo

Artikel Terbaru
Senin, 24 Agu 2026 22:27 WIB | Pariwisata

Turnamen Domino Jurnalis di Surabaya Jadi Momentum Promosi Olahraga

Sebanyak 64 jurnalis bertanding dalam turnamen domino di Surabaya sekaligus mendorong domino dikenal sebagai olahraga yang berorientasi prestasi. ...
Minggu, 23 Agu 2026 18:39 WIB | Politik

Lomba Rakyat Demokrat Kabupaten Probolinggo Semarak, Ratusan Warga Kompak Sampaikan Terima Kasih kepada SBY-AHY

Suasana meriah mewarnai Lomba Rakyat yang digelar DPC Partai Demokrat Kabupaten Probolinggo dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ...
Minggu, 23 Agu 2026 13:17 WIB | Politik

Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat, Dokter Agung Sampaikan Terima Kasih kepada AHY dan SBY

DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar lomba rakyat secara serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ...
Sabtu, 22 Agu 2026 08:53 WIB | Politik

Dua Nama Masuk Verifikasi DPP, Dokter Agung Gaungkan 3S untuk Musda Demokrat Jatim

Tahapan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur terus berjalan. Setelah masa pendaftaran ditutup, dua nama bakal calon Ketua DPD Demokrat Jatim ...
Jumat, 21 Agu 2026 17:41 WIB | Daerah

Gubernur Khofifah Hadiri Upacara Peringatan Hari Juang Polri 2026 Dipimpin Langsung Kapolri di Monumen Perjuangan Polri

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara ...
Rabu, 19 Agu 2026 22:44 WIB | Daerah

Gubernur Khofifah Kembali Sematkan 467 Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya, Dorong ASN Jatim Kembangkan Inovasi

 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 467 ASN Pemprov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, ...