x editorial.id skyscraper
x editorial.id skyscraper

Refleksi Fraksi PDIP DPRD Jatim di Hari Lahir Pancasila, Lindungi Pekerja dari Gelombang PHK

Avatar Budi Prasetyo

Politik

– Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025 yang jatuh di tengah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektor industri mendapat sorotan tajam dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan harus menjadi titik balik bagi negara, khususnya pemerintah daerah, untuk menjawab keresahan masyarakat atas ancaman kehilangan pekerjaan.

“Sila kelima Pancasila, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, bukan kutipan kosong. Hari ini masih banyak rakyat yang kehilangan pekerjaan dan tak tahu bagaimana memenuhi kebutuhan hidup esok hari,” kata politisi yang akrab disapa Bunda Renny, Minggu (1/6/2025).

Anggota Komisi E DPRD Jatim ini menekankan bahwa pekerjaan adalah hak dasar warga negara, bukan sekadar angka dalam laporan statistik. Ia mengingatkan, ketika rakyat sulit mendapatkan pekerjaan yang layak, maka ketimpangan sosial akan terus melebar dan kepercayaan terhadap negara bisa runtuh.

“Negara wajib hadir dan berpihak. Jika PHK terus terjadi tanpa solusi nyata, maka keadilan sosial tidak akan pernah terwujud. Kami mendesak pemerintah lebih serius membangun sistem ketenagakerjaan yang adil, merata, dan menjangkau kelompok rentan,” ujarnya.

Menurut Bunda Renny, saat ini belum ada peta jalan (roadmap) ketenagakerjaan di daerah yang secara konkret membela buruh harian lepas, pekerja informal, perempuan kepala keluarga, dan lulusan muda yang belum mendapat tempat di dunia kerja.

Ia pun mendorong adanya pelatihan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, fasilitasi kerja antarwilayah yang adil, serta dukungan kewirausahaan berbasis rakyat. Menurutnya, tanpa upaya konkret, bonus demografi justru bisa menjadi bencana sosial.

“Banyak anak muda pintar tapi bingung harus kerja di mana. Banyak ibu rumah tangga ingin bantu suami, tapi tak ada akses pelatihan atau modal. Ini semua soal kehadiran negara. Kalau negara tidak hadir, siapa lagi yang akan membela mereka?” tegas Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

Dalam semangat Bulan Bung Karno, Bunda Renny mengajak seluruh elemen bangsa—eksekutif, legislatif, dunia pendidikan, dan masyarakat sipil—untuk bergotong royong membangun ekosistem kerja yang lebih berkeadilan.

“Jadikan 1 Juni bukan hanya upacara. Jadikan ia titik balik. Bung Karno mendirikan republik ini di atas penderitaan rakyat. Maka tugas kita adalah hadir untuk menghapus penderitaan itu,” pungkasnya.

Editor : Budi Prasetyo

Artikel Terbaru
Senin, 11 Mei 2026 06:04 WIB | Politik

Zulkifli Hasan Beber Loyalitas Dukung Prabowo Subianto, PAN Bidik Tiga Besar Pemilu 2029

Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan menargetkan partainya mampu masuk tiga besar nasional pada Pemilu 2029 mendatang, termasuk di Jawa ...
Selasa, 05 Mei 2026 18:47 WIB | Pendidikan

RLD Gelar Pelatihan Film AI di Hanaka Social Space, Produksi Video Viral Kini Lebih Mudah

SURABAYA, Editorial.ID - Era produksi video pendek yang selama ini identik dengan biaya mahal dan proses panjang kini mulai bergeser. Berkat teknologi ...
Jumat, 01 Mei 2026 18:18 WIB | Politik

May Day 2026, Suwandy Firdaus Dorong Perlindungan Pekerja Jatim Lebih Nyata

Hari Buruh Internasional atau May Day di Jawa Timur diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama ...
Senin, 27 Apr 2026 10:10 WIB | Politik

Erma Susanti: Jangan Sampai Peternak Rugi karena PMK Jelang Iduladha

Menjelang Hari Raya Iduladha, kewaspadaan terhadap kesehatan hewan kurban kembali menjadi perhatian serius.  Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, ...
Senin, 27 Apr 2026 10:05 WIB | Daerah

LavAni Tak Terbendung! Juara Proliga 2026, Dokter Agung: Buah Kerja Keras dan Disiplin, Tak Lepas dari Peran SBY

Tim voli putra Jakarta LavAni Livin Transmedia tampil dominan dan memastikan diri sebagai juara Proliga 2026. Kepastian itu diraih setelah menaklukkan Jakarta ...
Minggu, 26 Apr 2026 21:52 WIB | Pendidikan

Kolaborasi dengan MAC, Posyandu Disabilitas Malang Tekan Biaya Terapi Anak Berkebutuhan Khusus

MALANG, Editorial.ID - Anggaran bagi kelompok rentan kerap terserap dalam kegiatan sosialisasi singkat dan seremoni tanpa keberlanjutan. Kelurahan ...