Zainuddin : Tebang Pilih, Pemkot Surabaya Tidak Sehat

Zainuddin Ketua GM Jaman

Gerakan Mahasiswa Jaman (GM Jaman) kecam video perilaku tidak adil yang dilakukan oknum Satpol PP Surabaya terhadap Alat Peraga Kampanye (APK) Pasangan Calon Walikota dan Wakil walikota Surabaya Machfud Arifin-Mujiaman.

Ketua GM Jaman, Zainuddin menganggap perilaku ini adalah salah satu bentuk nyata dari ketidak sehatan sistem kepemerintahan kali ini. Bahkan ia menduga tindakan satpol PP dan atau pihak yg bersangkutan ini suatu bentuk intervensi dari atasannya.

“inilah suatu bentuk bahwa Pemkot Surabaya sudah menggunakan kekuasaannya demi kepentingan politik pilwali ini. Tidak mungkin oknum satpol PP berperilaku demikian tanpa ada intervensi dari birokrasi di atasnya,” kata Zainuddin

Mantan Ketua Umum Pengurus Kordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur ini mengatakan, jika sistem pemerintahan seperti ini diteruskan, maka tak ubahnya orde baru meski dalam skala kota.

“Sangat disayangkan sekali, kalau ini diteruskan tampa ada tindakan, saya yakin orba skala kecil akan tercipta di Surabaya dan bahkan sangat tidak memberikan edukasi politik yang baik untuk Masyarakat surabaya,”tuturnya.

“Saya mintalah ke Pemkot Surabaya, agar memberikan contoh baik pada masyarakat, khususnya pada masing-masing calon di pilwali ini, mari kita wujudkan politik bersih dan baik tentunya yg sangat demokratis,”tambahnya.

Sebelumnya beredar vidio yang memperlihatkan penertiban APK dari pasangan calon nomor urut 2 Machfud-Mujiaman yang ditertibkan oleh Satpol PP.

Dalam vidio ini terlihat direktur kampanye Paslon nomor 2, Bagiyon, marah-marah karena menganggap perlakuan dari pihak satpol PP tidak adil. Terlihat juga, APK MaJu yang berantakan dan rusak. Sedangkan disisi lain ada APK pasangan ErJi yang masih utuh dengan kayu penyangganya.

Facebook Comments