Tak Kunjung Usai, Warga Karangketug Wadul Bau Menyengat Pabrik Milik Pemprov Jatim

Reses Tahap II Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Muzammil Syafi'i di Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Sabtu (19/09) lalu.

Bau menyengat limbah pabrik akibat pengolahan dan penyamakan kulit hewan PT Carma Wira Jatim diadukan oleh Warga Kelurahan Karangketug kepada Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Muzammil Syafi’i.

Hal itu disampaikan oleh Mustofah (52) Warga Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan dalam gelaran Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Reses) oleh Muzammil Syafi’i pada hari Sabtu (19/09) lalu.

Mustofah mengungkapkan jikalau masyarakat sudah terlampau sering mengadukan pabrik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) anak perusahaan Wira Jatim Grup itu, tetapi tidak pernah dihiraukan. “Namun sampai sekarang belum ada penyelesaian yang berarti,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ia memohon dan menitipkan pesan kepada Muzammil sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur untuk dapat memfasilitasi dan menjadi penyambung lidah masyarakat.

“Agar ada perbaikan pengolahan limbah sehingga tidak mengganggu masyarakat banyak,” harapnya.

Sementara itu, Muzammil berjanji akan membantu masyarakat untuk dapat segera melakukan pertemuan dengan berbagai instansi terkait.

“Saya akan memediasi pertemuan dengan instansi terkait untuk menyelesaikan masalah yang sudah berpuluh tahun meresahkan masyarakat ini,” tegasnya.

Di titik kelima masa Reses tahap II tersebut, Muzammil juga tak henti-hentinya mengedukasi masyarakat tentang bahaya Covid-19 yang saat ini angkanya semakin meningkat dan berbahaya.

“Sekarang tidak hanya menyerang orang tua yang mempunyai penyakit bawaan, tapi sudah banyak anak-anak muda muda yang terpapar dan meninggal dunia,” himbau Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Jatim tersebut.

Selain itu, Muzammil juga membagikan bantuan berupa bibit ikan Nila sebanyak 5 ribu ekor dan biaya pakan untuk kelompok masyarakat.

“Sebagai bagian usaha meningkatkan gizi masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments