New Normal, Grafik Pasien Sembuh Covid-19 di Kabupaten Probolinggo Meningkat

Grafik Pasien Sembuh Covid-19 di Kabupaten Probolinggo Meningkat/editorial

Grafik pasien sembuh covid-19 di Kabupaten Probolinggo, meningkat. Dengan demikian, total pasien sembuh mencapai 70 orang dari total 9 orang positif virus asal Kota Wuhan China.

“Ketujuh orang yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 ini terbagi dalam 2 (dua) klaster yang berbeda. Yakni, Klaster Pemudik dan Klaster Tenaga Kesehatan. Mereka dinyatakan sembuh karena hasil swabnya dua kali negatif,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto, Rabu (3/06) malam.

Anang merinci, dari Klaster Pemudik sebanyak 3 orang berasal dari Desa Prasi Kecamatan Gading pemudik dari Bali serta 2 orang dari Desa Pakuniran Kecamatan Pakuniran pemudik dari Pontianak.

Selanjutnya, Klaster Tenaga Kesehatan sebanyak 4 orang diantaranya domisilinya di Kelurahan Ketapang Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo, Desa Jangur Kecamatan Sumberasih dan Desa Karanganyar Kecamatan Paiton. Ketiganya merupakan tenaga kesehatan di RSUD Tongas. Serta domisili Kelurahan Wiroborang Kecamatan Mayangan yang merupakan tenaga kesehatan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

“Alhamdulillah, ke-7 orang ini kondisinya bagus dan sehat. Mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari dengan terus menerapkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Menurut Anang, hasil swab ke-7 orang ini keluar hari ini melalui pemeriksaan TCM (Tes Cepat Molekuler) di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Untuk penyakit lain tidak ada karena memang dari awal mereka orang sehat, tidak ada keluhan dan OTG (Orang Tanpa Gejala).

“Setelah dinyatakan sembuh tetap sesuai dengan prosedur mereka harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari. Selain itu, mereka tetap harus melaksanakan protokol kesehatan dan protokol pekerjaan di tempat kerja secara baik dan benar supaya tidak terulang lagi semacam ini,” terangnya.

Anang menghimbau kepada mereka yang sudah dinyatakan sembuh ini gugus tugas tidak pernah berhenti mengingatkan agar jangan pernah lupa kepada protokol kesehatan baik pada waktu melaksanakan tugas maupun saat bersosialisasi dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat.

“Untuk sumber penularannya untuk dari Klaster Tenaga Kesehatan penularannya terjadi diantara tenaga kesehatan yang ada. Lalu kalau yang Klaster Pemudik merupakan bawaan dari asal kedatangannya Bali dan Pontianak,” pungkasnya.

Facebook Comments