New Normal DPRD Kota Surabaya Siapkan Perda

Tri Didik Adiono anggota DPRD Surabaya

DPRD kota Surabaya akan revisi peraturan daerah (Perda) Kota Surabaya no mor2 tahun 2014, tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Ketua pansus raperda ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, Tri Didik Adiono mengatakan, harus ada payung hukum dalam menjalankannya. Hal ini sangat penting karena semua hal akan diatur dalam raperda ini. Raperda ini dibentuk, untuk menerapkan new normal.

“Perda nomor 2 tahun 2014, akan ada perubahan, perubahannya terkait new normal. Di era new normal perda ini akan di tambahi,” terangnya, Kamis (02/07)

Pada Bab 10A lanjut dia, terkait dengan tertib kesehatan. Dimana tertib kesehatan itu mengatur masyarakat secara kegiatan yang macam-macam.

Meski begitu kata politisi PDIP ini, perwali tetap dibutuhkan untuk pelengkap dari Raperda ini. Tentu nantinya ada pemodifikasian Perda yang dapat menampung semua hal itu dengan detail.

“Kekurangan teknis nantinya akan dilengkapi di Perwali. Perda ini diantaranya di pasal 40 A, yakni setiap orang atau badan melakukan tertib kesehatan dalam kondisi tertentu yang di tetapkan berdasarkan ketentuan yang berlaku,” papar Didik.

Untuk menerapkan kehidupan sesuai Raperda ini, Didik menjelaskan, yang bertanggung jawab adalah Satpol PP sebagai intansi penegak Perda. Semua tempat dan fasilitas umum akan dijaga oleh Satpol PP untuk menerapkan Raperda penggati Perda nomor 2 tahun 2014 ini.

“Di era pandemi ini, masyarakat diatur agar patuh terhadap peraturan daerah. Karena payung hukumnya ada,” urai dia.

Misalkan, Didik mencontohkan di sekolah guru-guru ikut mengawasi, tapi ditempat usaha misalkan di mall, pasar ataupun di tempat rumah makan, cafe dan sebagainya, dalam pengawasan Satpol PP,” tukas anggota Komisi A ini.

Facebook Comments