Kelana Serap Aspirasi Warga dan Tokoh Perumahan Deltasari

Calon Bupati Sidoarjo nomor urut tiga, Kelana Aprilianto didampingi Ketua Tim Pemenangan, Haji Masnuh bersilaturahim dengan warga dan tokoh Perumahan Deltasari, Kecamatan Waru, Minggu (8/11/2020) malam.

Selain berlangsung hangat dan akrab, pertemuan juga diwarnai diskusi dua arah. Kelana pun mendapatkan banyak pertanyaan terkait visi dan misinya, termasuk beragam masukan maupun keluhan turut mengalir deras.

Seorang warga, Adit, memberikan pertanyaan terkait program tiga bulan pertama jika kelak Kelana menjadi bupati. Dengan penuh keyakinan, Kelana memberikan jawaban secara runut.

Menurut Kelana, pada tiga bulan pertama atau 100 hari pertama kerja, dia akan melakukan pembenahan internal atau pembenahan sistem kerja, evaluasi, mencari sumber masalah dan menentukan target. Meliputi program serta pengolahan anggaran.

“Kami ingin mengidentifikasi semua permasalahan yang ada untuk menentukan target, dan kami akan membuat perencanaan yang terbaik sehingga kerja kami bisa dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Berikutnya, warga menilai selama ini juga terbentuk sebuah kesan adanya gesekan antara bupati dan wakil bupati Sidoarjo. Sehingga pasangan pemimpin tersebut terlihat tidak rukun di mata publik.

Kelana menjelaskan, kehadiran pendamping perempuan yakni Dwi Astutik justru akan membawa warna baru bagi Sidoarjo untuk menciptakan kerja sama yang lebih solid di berbagai bidang.

“Kami dalam tugas tidak akan overlapping sehingga hubungan antara bupati dan wakil bupati rukun, amanah, dan harmonis. Akan ada pembagian tugas karena kami tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” paparnya.

Warga lainnya, Kolonel (Purn) Sumadi berharap dan memberi masukan agar Kelana nantinya bisa mengumpulkan pimpinan mulai tingkat kelurahan hingga RT/RW untuk bersama membangun kota.

“Kami akan menyerap aspirasi dari seluruh masyarakat, khususnya Sidoarjo jika saya diberikan amanah,” ucap Kelana menjawab harapan Sumadi.

Dalam pertemuan yang berlangsung dengan pedoman protokol kesehatan tersebut, Kelana mengaku senang karena warga menaruh harapan besar padanya. Menurutnya, masukan dan diskusi bisa memberikan kontribusi positif ke depan.

“Kami sangat senang sekali mendapat informasi dan masukan untuk membangun Sidoarjo ke depan agar tidak kalah dengan Surabaya,” tandasnya.

Sementara Ketua Tim Pemenangan, Haji Masnuh mengungkapkan jika pendampingannya terhadap Kelana-Dwi Astutik lantaran melihat Sidoarjo sebagai wilayah penyangga masih kalah jauh dari Surabaya.

“Karena itu Sidoarjo tak bisa dibuat main-main, tidak bisa untuk belajaran, perlu pemimpin yang siap take-off, dan itu Pak Kelana bersama Ibu Dwi Astutik,” ujar mantan bendahara umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut.

Facebook Comments