Hore Surabaya Komentari Jasmas

Miftahul Ulum

Hore Suroboyo sumbang suara komentari statemen Jaringan Aliansi Santri dan Mahasiswa Surabaya (Jasmass) mengenai orasi Anggota DPRD Fraksi PKB Surabaya pada demontrasi, senin (3/8) kemarin.

Dalam pernyataannya di berbagai media, Jasmass mengecam atas apa yang dilakukan Anggota Dewan dari Fraksi PKB yang mendukung dibukanya tempat hiburan malam.

Diketahui, Anggota Dewan yang dimaksud Jasmass ialah Mahfudz selaku Wakil Ketua Fraksi PKB Surabaya. Memang benar, Mahfudz ikut naik ke podium untuk orasi meminta Perwali 33 tahun 2020 itu dicabut pada demo para pekerja hiburan malam, di Balai Kota Surabaya, 3 Agustus 2020.

Menurut President Hore Suroboyo Miftahul Ulum, orasi DPRD dari Fraksi PKB Mahfudz adalah hal lumrah, mengingat Mahfudz sebagi anggota dewan yang memang bukan milik salah satu kelompok maupun golongan. Seorang anggota dewan memang dituntut melayani semua warga Surabaya tampa pandang bulu.

“Cak mahfudz itu DPRD Kota Surabaya, jadi miliknya warga Surabaya,” ujar Ulum pada editorial.id, Rabu (5/8/2020).

Bahkan Ulum komentari nyinyir Jasmass, menganggap mereka tidak menyimak orasi Mahfudz secara detail, tidak melihat substansi dari pada isi orasi itu.

“Yang mengecam Cak Mahfudz ketoro gak nyimak video secara detail, Cak Mahfudz saya lihat videonya waktu orasi, subtansinya adalah pemkot harus kasih solusi, yg kedua yg demo bukan hanya pekerja malam, tp banyak juga PKL & Pekerja seni yg tidak bisa menafkahi keluarganya,” terang Ulum.

Oleh karenanya, sebagai pemuda Surabaya, Ulum mendukung dan mengapresiasi apa yang dilakukan DPRD Mahfudz pada demontrasi waktu itu.

“Terus berjuang sahabatku Mahfudz, Khidmatmu untuk rakyat, terutama kaum mustad’afiin adalah bukti pengabdian wujud syukurmu,” tambahnya

Ditempat terpisah, Mahfudz menjelaskan bahwa tidak sekalipun dalam orasinya ia mengatakan membela tempat hiburan malam.

“Di orasi saya tidak ada satu kalimat pun yang membela tempat hiburan malam,” jawab Mahfudz.

Facebook Comments