Berbeda, Gaspol Dukung Omnibus Law

Polemik Omnibus Law atau UU Cipta Kerja masih menuai banyak komentar dari masyarakat. Sampai timbul penolakan dari  buruh, petani, dan nelayan.

Tapi ada yang berbeda ketika sejumlah pemuda yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Pro Omnibus Law (Gaspol) turun ke jalan, Rabu (18/11/2020). Mereka malah mendukung UU Cipta Kerja.

Dukungan ini mereka ekspresikan dalam orasi di depan Gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura Kota Surabaya.

Koordinator lapangan Gaspol, M Doni mengatakan, gerakan mereka berangkat dari kepedulian hati nuraninya terhadap jumlah pengangguran yang setiap tahun terus bertambah tampa bisa dibendung.

Hal itu berbanding terbalik dengan jumlah lapangan kerja yang tidak sanggup menampung SDM pekerja baru. Hal inipun membuat dirinya miris dengan itu semua. Ia mengungkapkan butuh dobrakan baru dalam menjawab permasalahan ini.

Permasalahan pengangguran ini yang membuatnya tergerak melawan arus dengan mendukung omnibus law. Apalagi mengingat sebentar lagi Indonesia akan menghadapi bonus demografi.

“Indonesia akan menghadapi bonus demografi yang diperkirakan terjadi pada tahun 2030. Hal ini menjadikan usia produktif lebih besar dari pada usia non produktif. Sehingga akan berdampak pada meningkatnya kebutuhan lapangan kerja di Indonesia,” bebernya.

Dengan disahkannya omnibus law, Doni menyebut langkah pemerintah sudah tepat  untuk mempersiapkan hal tersebut. “Yakni dengan memperbanyak ketersediaan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pertumbuhan UMKM jangka panjang,” kata Doni.

Ia menjelaskan, berdasarkan survei Indometer yang dilakukan pada 25 September sampai 5 Oktober 2020 melalui sambungan telepon kepada 1.200 responden dari seluruh provinsi, hampir semuanya menyatakan setuju dengan omnibus law.

Rinciannya, sebanyak 90,1 persen setuju dan hanya 8,6 persen yang terang-terangan menolak. Sisanya, 1,3 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

“Mengacu pada survei ini, kami tergerak untuk memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak agar tak lagi menganggur,” ujar Doni.

Aksi Gaspol dengan cepat menuai respons anggota dewan. Beberapa perwakilan dipersilakan masuk ke gedung DPRD Jatim.Mereka ditemui anggota komisi E Hari Putri Lestari.

Perwakilan Gaspol langsung menyampaikan sikap dan pandangannya tentang sikap dukungan terhadap UU Cipta Kerja.

Putri Lestari mengakui, ini baru kali pertama dirinya menerima para demostran yang mendukung UU Omnibus Law. Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Gaspol karena sudah menyempatkan diri menyampaikan aspirasinya ke kantor DPRD Jatim.

“Terima kasih karena sudah menyampaikan aspirasinya dengan tertib, hal ini baru pertama saya menghadapi para demontran yang mendukung omnibus law . Aspirasi ini kami terima untuk segera ditindaklanjuti pimpinan DPRD Jatim,” kata legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Facebook Comments