Asperda Surabaya Anggap Finance Tidak Hiraukan Keppres

Tidak dapat dipungkiri dalam beberapa bulan terakhir perekonomian di Indonesia ajlok signifikan karena pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Menanggapi pandemi Covid-19 ini, Presiden Jokowi mengeluarkan keputusan Presiden (Keppres) no 12 tahun 2020 tentang penetapan bencana non alam Covid-19 sebagai bencana nasional.

Sebab itu, asosiasi pengusaha rent car daerah (Asperda) Surabaya melalui kuasa hukumnya Zainuddin meminta, pihak pemberi jasa keuangan dalam hal ini Finance dapat memberikan relaksasi terhadap debitur tampa mengambil keuntungan di tengah pandemi Covid-19.

Zainuddin menceritakan, fakta lapangan yang terjadi saat ini, pihak finance memang mengabulkan permintaan relaksasi dari debitur tapi dengan bunga yang dinaikkan dan hal ini sangat memberatkan.

Dia mengatakan bahwasanya pihak Finance mengingkari keberadaan keppres no 12 tahun 2020 dan peraturan OJK tentang stimulus perekonomian nasional akibat pandemi ini.

“bahwa pihak Finance tidak mengindahkan kebijakan pemerintah Keppres no 12 tahun 2020 dan peraturan OJK no 11/OJKP.30/2020 tentang stimulus perekonomian nasional akibat dampak Covid-19,” kata Zainuddin Sabtu (25/7/2020).

Zainuddin menganggap pihak Finance tidak mengindahkan himbauan pemerintah dengan memberikan toleransi terhadap para debitur.

“Finance itu berarti tidak mengikuti himbauwan pemerintah untuk memberikan keringan ini,” sambungnya

Ditempat berbeda, anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Jhon Thamrun menjelaskan, seharusnya Finance patuh memberikan relaksasi sesuai dengan anjuran pemerintah untuk turut membantu memberikan solusi pada para debitur, meski penerapannya tidak mesti sama di setiap perusahaan Finance.

“tapi memang kadang-kadang berbeda dalam menerapkan anjuran ini pada setiap-setiap perusahaan,” ujar Jhon Thamrun

Jika pada penerapannya pihak debitur menberikan relaksasi tapi dilakukan penambahan bunga, maka hal ini harus melalui kesepakatan bersama

“ini harus di mediasi kembali agar para pihak saling mengerti dan mendapatkan kesepakatan bersama,” pungkasnya.

Facebook Comments